PALU, theopini.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah menggunakan simbol budaya lokal dalam menyambut kunjungan Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, di Palu, Rabu, 26 Agustus 2026.
Prosesi penyambutan di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu itu, ditandai dengan tarian adat Kaili dan pemasangan Siga kepada Ralf Beste sebagai bentuk penghormatan, sekaligus penerimaan terhadap tamu agung yang berkunjung ke Sulawesi Tengah.
Siga merupakan penutup kepala tradisional khas Sulawesi Tengah yang menjadi simbol kehormatan sekaligus bentuk penerimaan terhadap tamu agung yang berkunjung ke Bumi Tadulako.
Gubernur Sulawesi Tengah H. Anwar Hafid secara langsung menyambut rombongan Kedutaan Besar Jerman yang dipimpin Ralf Beste tersebut. Rombongan tiba di Palu sekitar pukul 06.10 WITA, menggunakan pesawat komersial.
Penyambutan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain tarian adat Kaili, pemasangan Siga menjadi bagian penting dalam rangkaian penerimaan rombongan diplomatik tersebut.
Prosesi itu, sekaligus memperlihatkan bagaimana identitas budaya daerah ditempatkan dalam penyambutan tamu dari luar negeri yang berkunjung ke Sulawesi Tengah.
Dalam penyambutan tersebut, Gubernur Anwar Hafid didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah H. Rudi Dewanto, Staf Ahli Gubernur Bidang Sumber Daya Manusia, Pengembangan Kawasan dan Wilayah Rusmiadi, para kepala OPD serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Usai prosesi penyambutan, Gubernur Anwar Hafid bersama rombongan Kedubes Jerman melanjutkan silaturahmi di Ruang VIP Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu.
Rombongan Kedubes Jerman selanjutnya dijadwalkan melanjutkan kunjungan kerja di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Indah Nurrahma Safira














