the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Jerman Siap Jembatani Investasi ke Sulteng, Sektor Mineral hingga Perkebunan Jadi Sasaran

the OPINIbythe OPINI
27 Agustus 2026
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
27 Agustus 2026
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
Jerman Siap Jembatani Investasi ke Sulteng, Sektor Mineral hingga Perkebunan Jadi Sasaran

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido menyerahkan plakat Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste yang berkunjung ke Kota Palu, Rabu, 27 Agustus 2026. (Foto: IST)

Baca Juga

Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Dijerat Empat Pasal dengan Ancaman Berlapis

KKP Alokasikan Rp36,7 Miliar untuk Delapan Kampung Nelayan di Parimo

Kunjungi Polres Poso, Kapolda Sulteng Tekankan Penegakan Hukum Berbasis Moralitas

PALU, theopini.id – Pemerintah Jerman membuka peluang memperluas kerja sama investasi dengan Sulawesi Tengah, terutama pada sektor mineral, pertanian dan perkebunan yang dinilai memiliki potensi ekonomi besar.

“Kami siap membantu mencocokkan peluang bisnis yang ada di Sulawesi Tengah dengan perusahaan-perusahaan Jerman yang memiliki ketertarikan untuk berinvestasi,” ujar Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste saat bertemu Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido di Ruang Rapat Polibu, Kantor Gubernur, Rabu, 26 Agustus 2026.

Ia mengatakan, hubungan Jerman dan Indonesia telah terjalin selama sekitar 70 tahun dan terus berkembang di berbagai bidang.

Menurutnya, Sulawesi Tengah memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi, termasuk dalam pengelolaan sumber daya alam.

Selain mineral, peluang kerja sama juga terbuka pada sektor pertanian dan perkebunan.

Pemerintah Jerman menilai pengembangan sektor tersebut, dapat diperkuat melalui investasi, pertukaran pengetahuan dan pemanfaatan teknologi.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido menyambut peluang tersebut. Ia mengatakan kunjungan Dubes Jerman menjadi momentum untuk memperkuat kemitraan ekonomi yang berorientasi pada pengelolaan potensi daerah secara berkelanjutan.

“Insya Allah kita akan membangun kerja sama di bidang pertanian, perkebunan, perdagangan, maupun perikanan. Sulawesi Tengah memiliki potensi yang besar dan membutuhkan kolaborasi untuk mengembangkan potensi tersebut secara berkelanjutan,” katanya.

Reny menyebut kakao sebagai salah satu komoditas unggulan yang masih membutuhkan penguatan dari sisi produktivitas, teknologi budidaya dan pengelolaan berkelanjutan.

Produksi kakao Sulawesi Tengah tercatat sekitar 126.516 ton pada 2025. Namun, komoditas tersebut, menghadapi berbagai tantangan, antara lain penurunan produktivitas akibat kondisi tanah, tanaman tua, serangan hama, cuaca ekstrem, alih fungsi lahan serta keterbatasan pembinaan dan teknologi budidaya.

Karena itu, pemerintah daerah mendorong pengembangan model pertanian berkelanjutan dengan melibatkan mitra, termasuk dari luar negeri.

Ia juga menawarkan potensi kelapa dan hilirisasi produk perkebunan. Menurutnya, pengembangan industri pengolahan penting agar komoditas daerah tidak berhenti sebagai bahan mentah.

“Semua bagian dari komoditas harus memiliki nilai ekonomi. Dengan hilirisasi, masyarakat tidak hanya menjual bahan mentah tetapi mendapatkan manfaat yang lebih besar,” ujarnya.

Penguatan rantai pasok juga dinilai penting melalui keterlibatan sektor swasta, BUMN, BUMD dan koperasi Merah Putih.

Pertemuan tersebut, diharapkan menjadi pintu masuk bagi penjajakan investasi dan kerja sama konkret antara pelaku usaha Jerman dan mitra usaha di Sulawesi Tengah, termasuk melalui transfer teknologi serta pengembangan industri berbasis potensi lokal.

Reny dalam pertemuan itu, didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah H. Rudi Dewanto, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat kepada Dubes Jerman sebagai simbol penguatan hubungan kedua pihak.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Indah Nurrahma Safira

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #PemerintahJerman#PemprovSulteng#RenyALamadjido#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Dijerat Empat Pasal dengan Ancaman Berlapis

the OPINI

the OPINI

Related Posts

KKP Alokasikan Rp36,7 Miliar untuk Delapan Kampung Nelayan di Parimo

KKP Alokasikan Rp36,7 Miliar untuk Delapan Kampung Nelayan di Parimo

26 Agustus 2026
Pembangunan Gerai KDKMP Baru 30 Persen, DisKopUKM Parimo Siapkan Evaluasi

Pembangunan Gerai KDKMP Baru 30 Persen, DisKopUKM Parimo Siapkan Evaluasi

24 Agustus 2026
Dinas Ketahanan Pangan Parimo Dorong Gerakan Tanam Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Dinas Ketahanan Pangan Parimo Dorong Gerakan Tanam Cabai untuk Kendalikan Inflasi

23 Agustus 2026
Dinas TPHP Parimo Bersama Polri Kembangkan Bawang Putih 40 Hektare di Palasa

Dinas TPHP Parimo Bersama Polri Kembangkan Bawang Putih 40 Hektare di Palasa

23 Agustus 2026
24 Agustus, Bantuan Pangan Tahap Dua Mulai Disalurkan ke 69.832 KPM di Parimo

24 Agustus, Bantuan Pangan Tahap Dua Mulai Disalurkan ke 69.832 KPM di Parimo

21 Agustus 2026
Parimo Jadi Prioritas, BRMP Sulteng Dorong Penguatan Produksi Pangan dan Teknologi Pertanian

Parimo Jadi Prioritas, BRMP Sulteng Dorong Penguatan Produksi Pangan dan Teknologi Pertanian

21 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

Jerman Siap Jembatani Investasi ke Sulteng, Sektor Mineral hingga Perkebunan Jadi Sasaran

Jerman Siap Jembatani Investasi ke Sulteng, Sektor Mineral hingga Perkebunan Jadi Sasaran

27 Agustus 2026
Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Dijerat Empat Pasal dengan Ancaman Berlapis

Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Dijerat Empat Pasal dengan Ancaman Berlapis

27 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.0 M Guncang 41 km TimurLaut MBAY-NAGEKEO-NTT

26 Agustus 2026
KKP Alokasikan Rp36,7 Miliar untuk Delapan Kampung Nelayan di Parimo

KKP Alokasikan Rp36,7 Miliar untuk Delapan Kampung Nelayan di Parimo

26 Agustus 2026
Kunjungi Polres Poso, Kapolda Sulteng Tekankan Penegakan Hukum Berbasis Moralitas

Kunjungi Polres Poso, Kapolda Sulteng Tekankan Penegakan Hukum Berbasis Moralitas

26 Agustus 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Dinas Ketahanan Pangan Parimo Dorong Gerakan Tanam Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Dinas Ketahanan Pangan Parimo Dorong Gerakan Tanam Cabai untuk Kendalikan Inflasi

23 Agustus 2026
Pembangunan Kampung Nelayan di Pelawa Baru Dimulai, Bupati Erwin Minta Dikawal hingga Dimanfaatkan

Pembangunan Kampung Nelayan di Pelawa Baru Dimulai, Bupati Erwin Minta Dikawal hingga Dimanfaatkan

26 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.6 M Guncang 206 km Tenggara MALUKUTENGAH

24 Agustus 2026
Kompol Frangky Dimutasi, Jabatan Wakapolresta Banggai Belum Terisi

Kompol Frangky Dimutasi, Jabatan Wakapolresta Banggai Belum Terisi

25 Agustus 2026
Respons Kasus Febrianti, Disnakertrans Parimo Gandeng BP3MI Palu

Respons Kasus Febrianti, Disnakertrans Parimo Gandeng BP3MI Palu

24 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d