PARIMO, theopini.id – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, bersama Polri mengembangkan bawang putih seluas 40 hektare di Kecamatan Palasa.
Program tersebut, mendapat alokasi bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) dengan jadwal tanam pada Oktober 2026.
“Kita di Kecamatan Palasa mendapat alokasi bantuan bawang putih seluas 40 hektare,” kata Plt Kepala Dinas TPHP Parimo, Dadan Priatna Jaya, saat memberikan sambutan pada Panen Raya Padi sekaligus penyerahan simbolis bantuan benih M70D di Desa Suli, Kecamatan Balinggi, Selasa, 18 Agustus 2026.
Dadan menjelaskan, benih untuk lahan tersebut belum seluruhnya masuk, karena jadwal penanaman utama berlangsung pada Oktober 2026.
Meski demikian, pihaknya menyiapkan 50 bungkus benih untuk mendukung seremoni penanaman serentak Mabes Polri pada Rabu, 19 Agustus 2026.
“Karena ada agenda seremoni seluruh Indonesia, melalui Dinas TPHP kita menyiapkan benih bawang. Itu dari biji, bukan dari umbinya. Sebanyak 50 bungkus sudah diserahkan kepada teman-teman di kepolisian,” ujarnya.
Penanaman serentak menjadi bagian dari kolaborasi bersama Polri. Dari total alokasi 40 hektare, sekitar satu hektare di Palasa disiapkan sebagai lahan percontohan oleh jajaran Mabes Polri.
Program tersebut, diharapkan memperkuat pengembangan komoditas hortikultura sekaligus meningkatkan produksi bawang putih di Kabupaten Parimo.
Dukungan Kementan, dinilai menjadi peluang bagi daerah untuk memperluas diversifikasi komoditas pertanian.
Selain bawang putih, Kabupaten Parimo memperoleh alokasi pengembangan cabai seluas 10 hektare. Masing-masing lima hektare berada di Kecamatan Parigi Tengah dan Parigi Barat.
Dukungan komoditas tersebut, menjadi bagian dari bantuan Kementan untuk memperkuat pengembangan pertanian di Kabupaten Parimo.
Baca berita lainnya di Google News












