the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Dinas Ketahanan Pangan Parimo Dorong Gerakan Tanam Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Novita RamadhanbyNovita Ramadhan
23 Agustus 2026
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
Novita RamadhanbyNovita Ramadhan
23 Agustus 2026
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
Dinas Ketahanan Pangan Parimo Dorong Gerakan Tanam Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Hj Sofiana menyerahkan bantuan bibit cabai kepada warga. (Foto: Oppie)

PARIMO, theopini.id – Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah terus mendorong penguatan ketahanan pangan keluarga melalui program pembagian bibit dan gerakan menanam di pekarangan rumah.

Program tersebut, sekaligus diarahkan sebagai salah satu upaya pengendalian inflasi, khususnya untuk menjaga ketersediaan komoditas cabai yang harganya cenderung berfluktuasi.

“Program peningkatan ketahanan pangan keluarga ini merupakan program rutin yang setiap tahun kami laksanakan. Kami menyiapkan bibit cabai, terung dan tomat untuk dibagikan kepada masyarakat,” kata Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Parimo, Rahmatia, saat ditemui di ruang kerjanya, Jum’at, 21 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, program tersebut dilaksanakan secara bertahap setiap triwulan. Pada triwulan pertama, pihaknya menyiapkan sebanyak 5.000 bibit yang terdiri atas 3.000 bibit cabai, 1.000 bibit tomat dan 1.000 bibit terung.

Baca Juga

Warga Taopa Resah soal Lahan Eks HGU, DPRD Parimo Minta Pemda Turun Tangan

Dinas TPHP Parimo Bersama Polri Kembangkan Bawang Putih 40 Hektare di Palasa

Irfain Minta Pemda Parimo Atensi Warga Salepai yang Diduga Terlantar Usai Hendak Jadi TKW

Memasuki tahap berikutnya, Dinas Ketahanan Pangan Parimo kembali menyiapkan sekitar 4.000 bibit.

Namun, kondisi cuaca panas menyebabkan sebagian bibit gagal tumbuh sehingga jumlah yang dapat dibagikan kepada masyarakat hanya sekitar 3.000 bibit.

“Untuk triwulan tiga ini hanya dua komoditas, yaitu terung dan cabai. Untuk tomat tidak ada,” ujarnya.

Sementara pada pembagian bibit yang dilaksanakan Jum’at, 21 Agustus 2026, sekitar 2.000 bibit disiapkan untuk masyarakat.

Sebanyak 50 kepala keluarga tercatat sebagai penerima, dengan masing-masing mendapatkan 20 polybag bibit.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari inovasi ketahanan pangan yang melibatkan staf P3K pada bidang distribusi dan cadangan pangan.

Melalui inovasi tersebut, para staf PPPK diarahkan memanfaatkan waktu kerja setelah apel pagi untuk melakukan kegiatan produktif di lingkungan kantor, seperti pembibitan, penanaman dan perawatan tanaman.

“Setiap hari setelah apel pagi, mereka bekerja selama satu jam di lapangan untuk melaksanakan program inovasi ketahanan pangan ASN. Setelah itu mereka masuk kembali ke ruangan dan bekerja sesuai tugas masing-masing,” jelasnya.

Selain kegiatan budidaya tanaman, para staf juga tetap menjalankan tugas dan fungsi masing-masing, termasuk mengelola data informasi harga pangan di sejumlah pasar yang dijadikan sampel serta data penggilingan dan pendistribusian beras ke luar daerah.

Rahmatia mengatakan, inovasi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas ASN, tetapi juga mendorong masyarakat agar ikut memanfaatkan lahan pekarangan untuk memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga.

“Capaian yang ingin kami capai adalah kegiatan ini menjadi bagian dari pengendalian inflasi. Harga cabai hampir setiap saat dan setiap tahun tidak stabil. Karena itu kami mendorong masyarakat untuk melakukan penanaman di pekarangan,” katanya.

Ia mengajak masyarakat menjadikan pekarangan rumah sebagai “lumbung hidup” untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Salah satu yang didorong, adalah menanam sedikitnya 10 polybag cabai di setiap rumah tangga.

Dinas Ketahanan Pangan Parimo, kata dia, sejauh ini memprioritaskan penyediaan bibit siap tanam. Sementara untuk media tanam, masyarakat dapat memanfaatkan bahan bekas yang tersedia di rumah.

“Kami hanya bisa menyiapkan dalam bentuk bibit hidup yang siap ditanam. Kalau tidak ada polybag, masyarakat bisa menggunakan karung bekas, seperti karung beras lima kilogram atau karung semen sebagai media tanam,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Tags: #DinasKetahananPanganParimo#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Warga Taopa Resah soal Lahan Eks HGU, DPRD Parimo Minta Pemda Turun Tangan

Novita Ramadhan

Novita Ramadhan

Related Posts

Dinas TPHP Parimo Bersama Polri Kembangkan Bawang Putih 40 Hektare di Palasa

Dinas TPHP Parimo Bersama Polri Kembangkan Bawang Putih 40 Hektare di Palasa

23 Agustus 2026
24 Agustus, Bantuan Pangan Tahap Dua Mulai Disalurkan ke 69.832 KPM di Parimo

24 Agustus, Bantuan Pangan Tahap Dua Mulai Disalurkan ke 69.832 KPM di Parimo

21 Agustus 2026
Parimo Jadi Prioritas, BRMP Sulteng Dorong Penguatan Produksi Pangan dan Teknologi Pertanian

Parimo Jadi Prioritas, BRMP Sulteng Dorong Penguatan Produksi Pangan dan Teknologi Pertanian

21 Agustus 2026
TPID Sulteng Perkuat Pengendalian Inflasi Berbasis Data, Banggai Dorong Sinergi Antardaerah

TPID Sulteng Perkuat Pengendalian Inflasi Berbasis Data, Banggai Dorong Sinergi Antardaerah

20 Agustus 2026
M70D Berumur 80 Hari, Parimo Percepat Siklus Tanam untuk Dorong Swasembada Pangan

M70D Berumur 80 Hari, Parimo Percepat Siklus Tanam untuk Dorong Swasembada Pangan

19 Agustus 2026
Bantuan Benih M70D di Parimo Sasar 7.553 Petani di Empat Kecamatan

Bantuan Benih M70D di Parimo Sasar 7.553 Petani di Empat Kecamatan

18 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

Dinas Ketahanan Pangan Parimo Dorong Gerakan Tanam Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Dinas Ketahanan Pangan Parimo Dorong Gerakan Tanam Cabai untuk Kendalikan Inflasi

23 Agustus 2026
Warga Taopa Resah soal Lahan Eks HGU, DPRD Parimo Minta Pemda Turun Tangan

Warga Taopa Resah soal Lahan Eks HGU, DPRD Parimo Minta Pemda Turun Tangan

23 Agustus 2026
Dinas TPHP Parimo Bersama Polri Kembangkan Bawang Putih 40 Hektare di Palasa

Dinas TPHP Parimo Bersama Polri Kembangkan Bawang Putih 40 Hektare di Palasa

23 Agustus 2026
Irfain Minta Pemda Parimo Atensi Warga Salepai yang Diduga Terlantar Usai Hendak Jadi TKW

Irfain Minta Pemda Parimo Atensi Warga Salepai yang Diduga Terlantar Usai Hendak Jadi TKW

23 Agustus 2026
WNA Disebut Akan Bebaskan 600 Hektare Lahan di Gio, Wabup Parimo Klaim Belum Tahu

WNA Disebut Akan Bebaskan 600 Hektare Lahan di Gio, Wabup Parimo Klaim Belum Tahu

23 Agustus 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Gempa Bumi Terkini 5.8 M Guncang 170 km BaratDaya SUMUR-BANTEN

22 Agustus 2026
Kapolda Sulteng Pimpin Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Kapolda Sulteng Pimpin Upacara Peringatan Hari Juang Polri

21 Agustus 2026
398 Ribu Rokok Ilegal Dimusnahkan, Potensi Kerugian Negara Capai Rp323,5 Juta

398 Ribu Rokok Ilegal Dimusnahkan, Potensi Kerugian Negara Capai Rp323,5 Juta

19 Agustus 2026
24 Agustus, Bantuan Pangan Tahap Dua Mulai Disalurkan ke 69.832 KPM di Parimo

24 Agustus, Bantuan Pangan Tahap Dua Mulai Disalurkan ke 69.832 KPM di Parimo

21 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.0 M Guncang 75 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

17 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In