PARIMO, theopini.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, memperluas layanan administrasi kependudukan melalui program jemput bola hingga wilayah terpencil dan pegunungan.
Upaya tersebut, dilakukan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan. Namun, keterbatasan jaringan internet masih menjadi tantangan dalam pelayanan di sejumlah wilayah.
“Kita juga minta melalui Pak Gubernur, melalui Dukcapil provinsi, supaya kita bisa melakukan jemput bola. Tahun ini kita dibantu oleh provinsi untuk jemput bola,” kata Kepala Dinas Dukcapil Parimo, Asmadi, saat ditemui, Rabu, 2 September 2026.
Menurutnya, pelayanan jemput bola telah dilakukan di sejumlah wilayah, salah satunya di Kecamatan Siniu. Petugas mendatangi masyarakat untuk memberikan layanan administrasi kependudukan, sehingga tidak perlu datang ke kantor Dukcapil.
“Kita sudah melakukan jemput bola. Pertama di Siniu, kemudian ke wilayah lainnya. Jadi masyarakat di daerah bisa mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan,” ujarnya.
Namun, pelayanan di wilayah pegunungan menghadapi persoalan konektivitas. Sistem administrasi kependudukan membutuhkan akses internet, sehingga jaringan menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan layanan di lapangan.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dukcapil Parimo telah menyurati pemerintah pusat untuk mengusulkan dukungan perangkat Starlink.
“Saya juga sudah menyurati pusat untuk mendapatkan Starlink. Jadi kalau kita melakukan jemput bola di daerah-daerah pegunungan, pelayanan tidak terhambat karena jaringan,” kata Asmadi.
Ia berharap dukungan tersebut dapat memperkuat pelayanan jemput bola, terutama di wilayah yang selama ini sulit mendapatkan akses internet.
Menurutnya, inovasi tersebut diperlukan agar kondisi geografis Parimo tidak menjadi hambatan bagi masyarakat untuk mendapatkan dokumen administrasi kependudukan.
“Pelayanan tidak boleh terhambat. Kita berupaya supaya masyarakat di daerah yang jauh tetap mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan,” tandasnya.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Israwati













