PALU, theopini.id – KM Balama GT 27 mengalami gangguan mesin di perairan antara Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah dan Taliabu, Maluku Utara, Sabtu, 12 September 2026. Kapal yang membawa tiga orang tersebut dilaporkan lost contact.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal mengatakan, informasi kejadian diterima dari pemilik kapal, Rida, pukul 15.36 WITA.
“Pada Sabtu 12 September 2026 pukul 15.54 WITA, Tim Rescue Pos SAR Luwuk dan ABK KN SAR Bhisma berangkat menuju lokasi kejadian menggunakan KN SAR Bhisma,” kata Muh. Rizal dalam laporan operasi SAR.
KM Balama GT 27 dengan POB tiga orang berangkat dari Pelabuhan Rakyat Luwuk menuju Jorjoga, Kabupaten Taliabu, sekitar pukul 01.00 WITA.
Sekitar pukul 12.14 WITA, kapal mengalami trouble setelah plendes as pecah. Kapal kemudian tidak dapat dihubungi.
Tiga orang di atas kapal, yakni Ismail selaku nakhoda, Hasan Usman sebagai KKM, dan La Alami.
Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Luwuk, ABK KN SAR Bhisma, Syahbandar Luwuk, pemilik kapal, dan masyarakat.
Tim menggunakan KN SAR Bhisma serta peralatan water rescue, navigasi, komunikasi, medis, dan evakuasi.
Cuaca di lokasi dilaporkan berawan dengan tinggi gelombang 0,5–1 meter dan angin dari arah tenggara. Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap tiga orang tersebut.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Moh Abdillah Novandi













