PARIMO, theopini.id – Satu unit rumah warga di Dusun II, Desa Ogomolos, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, hangus terbakar pada Jumat, 11 September 2026, sekitar pukul 19.40 WITA.
Rumah milik Sukuna (57), seorang petani, itu tidak dapat diselamatkan setelah api dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu dan papan.
Kepala Desa Ogomolos, Nuryanto, mengatakan saat kejadian pemilik rumah bersama seluruh anggota keluarganya sedang tidak berada di rumah.
“Pemilik rumah dan keluarganya sedang berada di Desa Kotaraya untuk menjenguk anaknya yang tinggal di tempat kos,” kata Nuryanto.
Asila menjadi orang pertama yang mengetahui kebakaran setelah melihat api menyala di dalam rumah Sukuna, tepatnya di area penyimpanan peralatan elektronik dan televisi.
Ia berteriak meminta bantuan warga sekitar. Orang tua Asila lalu memanggil Edi dan Ungke yang berada tidak jauh dari lokasi.
Setibanya di lokasi, Edi mendobrak pintu depan dan masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan tabung gas agar tidak meledak.
Saat berada di ruang tengah, api semakin membesar dan cepat menjalar. Tiang penyangga bangunan mulai patah akibat terbakar sehingga Edi segera keluar.
Edi bersama sejumlah warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Upaya itu tidak berhasil karena kobaran api cepat melahap seluruh bangunan.
“Api cepat membesar karena sebagian besar struktur rumah terbuat dari kayu dan papan yang mudah terbakar,” ujar Nuryanto.
Warga berdatangan membantu pemadaman. Namun, besarnya kobaran api membuat bangunan tidak dapat diselamatkan hingga seluruh rumah beserta isinya habis terbakar.
Sekitar pukul 19.50 WITA, Kapolsubsektor Mepanga IPDA Yayang Luki Ekariyandaru bersama anggota piket Polsubsektor Mepanga tiba di lokasi.
Petugas ikut membantu pemadaman, sekaligus mengumpulkan keterangan untuk mengetahui penyebab dan rincian kejadian.
Sejumlah barang milik korban turut hangus terbakar, di antaranya satu unit mesin cuci, satu unit kulkas, tiga buah kasur, satu set perabot kursi tamu, dua buah kipas angin, satu unit televisi layar 21 inci, dua buah lemari penyimpanan, serta 10 sak semen.
Akibat kebakaran tersebut, seluruh bangunan dan isinya habis dilalap api. Kerugian materiil yang dialami Sukuna diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penelusuran.
Baca berita lainnya di Google News
















