PARIMO, theopini.id – Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, H. Abdul Sahid menegaskan pembangunan daerah harus berjalan seimbang antara pembangunan fisik, pertumbuhan ekonomi dan penguatan sumber daya manusia (SDM) yang beriman, berakhlak, berilmu serta memiliki kepedulian sosial.
“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, saya mengajak kita semua untuk tidak hanya mengenang kelahiran dan perjuangan Rasulullah SAW, tetapi yang lebih penting adalah mengimplementasikan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Abdul Sahid saat membacakan sambutan Bupati Parimo pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid An-Nuur, Kelurahan Masigi, Kamis malam, 10 September 2026.
Menurutnya, penguatan SDM menjadi bagian penting dalam mewujudkan kemajuan daerah. Nilai keimanan, akhlak, pendidikan dan kepedulian sosial perlu berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur dan peningkatan ekonomi.
Ia mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo terus memberikan perhatian pada bidang keagamaan, pendidikan, sosial kemasyarakatan dan peningkatan kualitas SDM.
Pembangunan daerah, kata dia, membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan para pendidik.
Abdul Sahid menilai, keteladanan Rasulullah SAW dapat menjadi landasan dalam membangun masyarakat yang beriman, berakhlak mulia, menjunjung persaudaraan dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Karena itu, masyarakat perlu dibentuk tidak hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga karakter yang kuat dalam kehidupan sosial.
Ia juga mengajak masyarakat memakmurkan masjid sebagai pusat pendidikan keagamaan, pembinaan generasi muda, kegiatan sosial dan berbagai aktivitas positif lainnya.
Menurutnya, anak-anak dan pemuda merupakan aset sekaligus masa depan daerah yang membutuhkan perhatian dan pembinaan berkelanjutan.
Mereka perlu dibekali ilmu pengetahuan, keterampilan, iman dan akhlak agar mampu menghadapi berbagai tantangan.
“Jangan sampai generasi kita kehilangan arah karena pengaruh pergaulan negatif, penyalahgunaan narkoba, minuman keras, perjudian maupun berbagai bentuk perilaku yang dapat merusak masa depan,” pesannya.
Selain penguatan SDM, Abdul Sahid mengajak masyarakat menjaga persatuan dan kerukunan. Perbedaan pandangan maupun latar belakang, menurutnya, tidak boleh menjadi alasan untuk memutus persaudaraan.
“Marilah kita jadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, memperindah akhlak, mempererat persaudaraan dan memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Parimo yang semakin maju, mandiri, berkelanjutan dan diridhai Allah SWT,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Israwati













