PARIMO, theopini.id – Bupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, H. Erwin Burase, mendorong masyarakat memanfaatkan layanan darurat 112.
Layanan 112 dapat digunakan untuk melaporkan berbagai kondisi yang membutuhkan penanganan cepat, seperti kebakaran lahan dan rumah, pasien yang membutuhkan rujukan segera, tawuran maupun kondisi darurat lainnya.
“Kalau ada keadaan darurat, apa saja, terjadi kebakaran lahan, kebakaran rumah, ada pasien yang segera dirujuk, yang terjadi tawuran atau apa pun yang bersifat darurat, langsung bisa menghubungi 112,” ujar Erwin dalam sambutannya pada pembukaan MTQ ke-21 tingkat Kecamatan Moutong, Sabtu, 20 September 2026.
Selain kondisi darurat, layanan tersebut juga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan aduan terkait pelayanan pemerintah, gangguan fasilitas umum, maupun persoalan lain yang membutuhkan respons instansi terkait.
Erwin menjelaskan, layanan 112 dapat diakses melalui telepon seluler secara gratis. Laporan yang masuk akan diterima operator dan diteruskan kepada pihak teknis terkait untuk segera ditangani.
“Dari HP tinggal tekan saja 112, bebas pulsa. Silakan melaporkan kalau ada keadaan darurat kepada kita, apa saja,” katanya.
Ia juga meminta para kepala desa ikut menyosialisasikan keberadaan layanan tersebut kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
“Ini perlu kita sosialisasikan, khusus kepada kepala desa bahwa ada layanan kita 112,” ujarnya.
Ia menyebut layanan 112 memiliki fungsi sebagai saluran pengaduan untuk kondisi darurat dan berbagai persoalan yang membutuhkan respons pemerintah, sebagaimana nomor layanan darurat yang dikenal di sejumlah negara.
“Kalau kita sering menonton film, itu ada di luar 911. Ini sama fungsinya, di wilayah kita 112,” kata Erwin.
Keberadaan layanan tersebut, diharapkan dapat mempercepat penyampaian informasi dan aduan masyarakat kepada pemerintah serta pihak teknis terkait.
Sehingga penanganan kondisi darurat maupun persoalan yang membutuhkan tindak lanjut, dapat dilakukan sesegera mungkin.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Novita Ramadhan













