the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Parlemen

Komisi II DPRD Parimo Soroti Persoalan di Balik Program Cetak Sawah Lewat RDP

the OPINIbythe OPINI
22 September 2026
in Parlemen
Reading Time: 4 mins read
the OPINIbythe OPINI
22 September 2026
in Parlemen
Reading Time: 4 mins read
Komisi II DPRD Parimo Soroti Persoalan di Balik Program Cetak Sawah Lewat RDP

Komisi II DPRD Parimo menggelar RDP, Selasa, 22 September 2026. (Foto: Aswadin)

Baca Juga

Karhutla Bolano Parimo, Dua Hektare Lahan Kosong Terbakar

Siswa 11 Tahun di Ampibabo Diduga Alami Kekerasan, Keluarga Lapor Polisi

SK Satgas BBM Bersubsidi Parimo Telah Tersusun, Libatkan Polisi, TNI dan Jaksa

PARIMO, theopini.id – Komisi II DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP), Selasa, 22 September 2026.

RDP membahas pelaksanaan program nasional cetak sawah dan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), menyusul keluhan sejumlah petani di Kabupaten Parimo.

“RDP ini berangkat dari beberapa pemberitaan sebelumnya terkait cetak sawah yang disebut gagal dan Alsintan yang tidak berkontribusi untuk program tersebut pada 2025,” ungkap Wakil Ketua Komisi II DPRD Parimo, Mohamad Fadli, ditemui usai RDP.

Menurut Fadli, RDP tersebut dilakukan untuk memperoleh penjelasan dari Dinas TPHP, sekaligus memastikan informasi yang berkembang di masyarakat.

Berdasarkan penjelasan Dinas TPHP, pelaksanaan program cetak sawah terealisasi sekitar 283 hektare dari total luasan dalam program. Sementara sebagian luasan lainnya tidak dapat diselesaikan pelaksana karena tidak sanggup memenuhi target sesuai kontrak.

Dinas TPHP juga memastikan anggaran untuk pekerjaan yang tidak terlaksana dikembalikan ke kas negara.

Selain realisasi program, Komisi II meminta penjelasan terkait keluhan sejumlah kelompok tani mengenai dukungan yang disebut akan diberikan selama tiga tahun, mulai dari benih, pupuk hingga pengolahan lahan.

“Dinas TPHP menjelaskan, ternyata program ini hanya sampai pada cetak sawah, tidak include dengan benih, pupuk hingga pengolahannya,” jelas Fadli.

Menurut Fadli, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena dari 283 hektare sawah yang telah dicetak, baru sekitar 53 hektare yang sudah diolah dan ditanami.

Artinya, baru sekitar 19 persen yang telah terolah, sedangkan sekitar 81 persen lainnya belum terolah dan berpotensi menjadi lahan tidak produktif.

Fadli mengatakan, Dinas TPHP memastikan pelaksanaan kegiatan sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak-juknis) telah dilakukan sesuai ketentuan.

Namun, lahan yang belum terolah dipengaruhi sejumlah faktor lain, seperti ketersediaan irigasi, saluran air, musim kemarau dan El Niño.

“Kalau melihat data cetak sawah baru yang dilaksanakan di 283 hektare itu, sebagian besar didominasi lahan tadah hujan,” ujarnya.

Menurut Fadli, kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi dalam perencanaan program. Sebab, jika lahan yang diusulkan merupakan lahan tadah hujan, kebutuhan terhadap dukungan air juga perlu diperhitungkan.

“Makanya saya mengonfirmasi, kenapa dalam perencanaan dan pengusulannya kemudian dipaksakan? Kecuali program ini memang mencakup seluruh penyelesaian persoalannya. Misalnya, kalau lahannya tadah hujan, harus ada pompa air, termasuk bantuan pendukungnya,” katanya.

Ia mengatakan, apabila program hanya mencakup tahapan penggarapan, pematangan hingga pencetakan sawah, persoalan setelah sawah dicetak berpotensi tidak terselesaikan.

Brigade Alsintan

Fadli juga meminta kejelasan mengenai status brigade Alsintan yang selama ini menimbulkan perbedaan informasi di masyarakat.

Dinas TPHP memastikan alat tersebut merupakan Brigade Dinas, bukan Brigade Pangan, sehingga menjadi aset daerah.

“Dinas memastikan bahwa itu Brigade Dinas, artinya itu aset daerah, milik dinas,” ujarnya.

Fadli menyebut terdapat sekitar 25 unit Alsintan. Dinas TPHP juga memastikan setiap alat memiliki penanggung jawab yang ditetapkan melalui surat keputusan (SK).

“Kalau Brigade Dinas otomatis ada penanggung jawabnya. Ada SK yang diberikan kepada pihak yang dipercaya, apakah dia operator atau penanggung jawab lainnya. Pihak dinas mengatakan SK-nya memang ada,” jelasnya.

Alat-alat tersebut tersebar di seluruh wilayah Parimo. Namun, Komisi II masih menunggu SK penanggung jawab dan data lengkap terkait keberadaan serta pengelolaannya dari Dinas TPHP.

Sementara itu, data kelompok pada 283 hektare yang telah dicetak sawah sudah diserahkan kepada Komisi II. Data tersebut diperlukan untuk memastikan kelompok tani yang sebelumnya menyampaikan keluhan berada pada lahan yang belum dicetak atau pada lahan yang telah dicetak tetapi belum dapat diolah.

“Makanya kita membutuhkan data sebenarnya. Karena kita belum tahu apakah kelompok tani yang berpolemik ini masuk di 283 hektare yang tidak dilakukan pelaksanaan cetak sawahnya, atau yang di 283 hektare yang sudah dicetak sawahnya tetapi tidak bisa dilakukan pengolahan karena kendala lahan,” katanya.

Fadli menegaskan, berdasarkan hasil konfirmasi kepada Dinas TPHP, pelaksanaan pada 283 hektare yang telah dicetak sawah dipastikan sesuai dengan juklak dan juknis kegiatan.

Ia menambahkan, apabila masih terdapat masyarakat yang ingin menyampaikan laporan atau keluhan terkait program tersebut, Komisi II akan meminta penjelasan lebih lanjut kepada pihak terkait.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Israwati

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DinasTPHPParimo#DPRDParimo#Kementan#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Siswa 11 Tahun di Ampibabo Diduga Alami Kekerasan, Keluarga Lapor Polisi

Next Post

Karhutla Bolano Parimo, Dua Hektare Lahan Kosong Terbakar

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Komisi I DPRD Parimo Gelar RDP, Bahas Polemik Pembayaran Jasa Peta Desa Torue

Komisi I DPRD Parimo Gelar RDP, Bahas Polemik Pembayaran Jasa Peta Desa Torue

22 September 2026
RAPBD Perubahan 2026: PAD Parimo Naik Rp75,17 Miliar, Pendapatan Transfer Turun Rp50,83 Miliar

RAPBD Perubahan 2026: PAD Parimo Naik Rp75,17 Miliar, Pendapatan Transfer Turun Rp50,83 Miliar

21 September 2026
Tujuh Fraksi DPRD Parimo Setujui Perubahan APBD 2026 untuk Evaluasi ke Gubernur Sulteng

Tujuh Fraksi DPRD Parimo Setujui Ranperda Perubahan APBD 2026 untuk Evaluasi ke Gubernur Sulteng

21 September 2026
Program Seragam Sekolah Gratis Diminta Menyasar Madrasah

Program Seragam Sekolah Gratis Diminta Menyasar Madrasah

18 September 2026
Candra Pertanyakan Kelanjutan Pembentukan Pansus Aset dan CSR

Candra Pertanyakan Kelanjutan Pembentukan Pansus Aset dan CSR

17 September 2026
Sammi Dorong Sinergitas Atasi Persoalan Sampah di Parimo

Sammi Dorong Sinergitas Atasi Persoalan Sampah di Parimo

14 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Karhutla Bolano Parimo, Dua Hektare Lahan Kosong Terbakar

Karhutla Bolano Parimo, Dua Hektare Lahan Kosong Terbakar

23 September 2026
Komisi II DPRD Parimo Soroti Persoalan di Balik Program Cetak Sawah Lewat RDP

Komisi II DPRD Parimo Soroti Persoalan di Balik Program Cetak Sawah Lewat RDP

22 September 2026
Siswa 11 Tahun di Ampibabo Diduga Alami Kekerasan, Keluarga Lapor Polisi

Siswa 11 Tahun di Ampibabo Diduga Alami Kekerasan, Keluarga Lapor Polisi

22 September 2026
SK Satgas BBM Bersubsidi Parimo Telah Tersusun, Libatkan Polisi, TNI dan Jaksa

SK Satgas BBM Bersubsidi Parimo Telah Tersusun, Libatkan Polisi, TNI dan Jaksa

22 September 2026
Bhabinkamtibmas Didorong Jadi Ujung Tombak Jaga Kerukunan di Parimo

Bhabinkamtibmas Didorong Jadi Ujung Tombak Jaga Kerukunan di Parimo

22 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Candra Pertanyakan Kelanjutan Pembentukan Pansus Aset dan CSR

Candra Pertanyakan Kelanjutan Pembentukan Pansus Aset dan CSR

17 September 2026
HUT ke-71 Lantas, Tiga Kasat Dapat Penghargaan atas Rendahnya Angka Kecelakaan

HUT ke-71 Lantas, Tiga Kasat Dapat Penghargaan atas Rendahnya Angka Kecelakaan

22 September 2026
Karhutla Bolano Parimo, Dua Hektare Lahan Kosong Terbakar

Karhutla Bolano Parimo, Dua Hektare Lahan Kosong Terbakar

23 September 2026
Bhabinkamtibmas Didorong Jadi Ujung Tombak Jaga Kerukunan di Parimo

Bhabinkamtibmas Didorong Jadi Ujung Tombak Jaga Kerukunan di Parimo

22 September 2026
KNMP Parimo: Bolano Tengah Capai 77,28 Persen, Malalan Masih Nol

KNMP Parimo: Bolano Tengah Capai 77,28 Persen, Malalan Masih Nol

22 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d