the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Sayutin Usulkan Ada Dana Abadi dari IPERA untuk Pemulihan Lingkungan

Novita RamadhanbyNovita Ramadhan
1 Oktober 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Novita RamadhanbyNovita Ramadhan
1 Oktober 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Sayutin Usulkan Ada Dana Abadi dari IPERA untuk Pemulihan Lingkungan

Wakil Ketua DPRD Parimo, Sayutin Budianto saat menerima kunjungan DPRD Sulawesi Tengah dalam pembahasan IPERA di lantai dua Kantor Bupati Parimo, Selasa, 29 September 2026. (Foto: Fikran)

Baca Juga

Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SD Berakhir Mediasi, Laporan Dicabut dan Guru Dimutasi

Bupati Erwin: Pesparani Jadi Momentum Perkuat Kerukunan dan Persaudaraan

BRI Tekankan Nilai Pancasila Sebagai Prinsip Pelayanan kepada Masyarakat

PARIMO, theopini.id — Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sayutin Budianto, meminta adanya dana abadi yang bersumber dari Iuran Pertambangan Rakyat (IPERA) untuk mendukung pemulihan lingkungan selama dan setelah aktivitas pertambangan.

“Bagaimana memulihkan lingkungan yang sekarang sudah memang sudah hancur-hancuran. Maka kita punya kewajiban menyimpan dana abadi di dalam dari iuran ini, kesepakatan provinsi dan kabupaten untuk masa tambang,” kata Sayutin saat menerima kunjungan DPRD Sulawesi Tengah dalam pembahasan IPERA di lantai dua Kantor Bupati Parimo, Selasa, 29 September 2026.

Menurutnya, keberadaan IPERA tidak hanya perlu dilihat dari sisi penerimaan daerah. Pemerintah daerah juga memiliki tanggung jawab terhadap kondisi wilayah yang menjadi lokasi pertambangan, termasuk lingkungan, infrastruktur, dan keberlanjutan ekonomi masyarakat.

Ia menilai, dana abadi perlu disiapkan sejak aktivitas pertambangan berjalan agar pemerintah daerah memiliki sumber pembiayaan untuk menangani dampak lingkungan yang ditinggalkan, setelah kegiatan pertambangan berakhir.

“Dana abadi itu tidak bisa diganggu-gugat. Jangan kami ditinggalkan bekas, belum menerima hasil, tapi kami ditinggalkan dengan berbagai macam persoalan lingkungan, ekonomi, dan lain-lain,” ujarnya.

Selain pemulihan lingkungan, Sayutin mengusulkan agar penerimaan yang berkaitan dengan IPERA juga diarahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah pertambangan serta pembinaan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi tambang.

Ia menyebut salah satu skema yang dapat dibahas adalah bantuan keuangan khusus (BKK) atau hibah dengan ketentuan tertentu dari pemerintah provinsi kepada daerah.

Dukungan tersebut, juga perlu mencakup masyarakat yang terdampak aktivitas pertambangan. Contohnya, kebutuhan penanganan bencana banjir.

Di sisi lain, ia menilai, aktivitas pertambangan rakyat yang telah memiliki dasar legal perlu diikuti dengan pengawasan bersama. Sementara aktivitas ilegal harus ditindak bersama aparat penegak hukum, agar tidak semakin meluas.

Ia juga mengusulkan pembentukan sekretariat bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten untuk mengawasi aktivitas pertambangan, sekaligus proses pemungutan IPERA.

“Supaya kita mengetahui dan sama-sama tahu berapa hasil yang kita dapatkan dari pengolahan tambang rakyat,” katanya.

Menurut Sayutin, pengelolaan hasil tambang juga perlu diarahkan pada hilirisasi. Ia membuka peluang kerja sama pemerintah provinsi dan kabupaten melalui badan usaha milik daerah (BUMD) untuk menampung hasil tambang rakyat.

Dengan mekanisme tersebut, alur hasil pertambangan dinilai dapat lebih jelas, termasuk terkait peruntukan dan pemasaran hasil tambang.

“Agar supaya jelas peruntukannya, jelas emas itu masuk ke kita melalui perusahaan daerah yang kita bentuk secara bersama-sama antara provinsi dan kabupaten, jadi bisa dimerk emas Parigi Moutong,” ujar Sayutin.

Ia menilai sejumlah usulan tersebut perlu dirumuskan bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten agar pelaksanaan IPERA tidak hanya menghasilkan penerimaan, tetapi juga memberi manfaat bagi wilayah dan masyarakat yang berada di sekitar aktivitas pertambangan.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DPRDParimo#DPRDSulteng#parigimoutong#SayutinBudianto#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Forum PKP Parimo Buka Ruang Kolaborasi CSR untuk Pengembangan Permukiman

Next Post

Bupati Erwin: Pesparani Jadi Momentum Perkuat Kerukunan dan Persaudaraan

Novita Ramadhan

Novita Ramadhan

Related Posts

Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SD Berakhir Mediasi, Laporan Dicabut dan Guru Dimutasi

Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SD Berakhir Mediasi, Laporan Dicabut dan Guru Dimutasi

1 Oktober 2026
JATAM Sulteng Temukan 81,11 Persen Konsesi Nikel di Banggai Masuk Kawasan Hutan

JATAM Sulteng Temukan 81,11 Persen Konsesi Nikel di Banggai Masuk Kawasan Hutan

30 September 2026
Ronald Gulla: Alat Berat di Lokasi IPR hanya untuk Pembukaan Akses dan Reklamasi

Ronald Gulla: Alat Berat di Lokasi IPR hanya untuk Pembukaan Akses dan Reklamasi

30 September 2026
IPERA Diatur, Dasar Hukum Bagi Hasil untuk Parimo Belum Ditetapkan

IPERA Diatur, Dasar Hukum Bagi Hasil untuk Parimo Belum Ditetapkan

29 September 2026
LIBU Perempuan: Kekerasan terhadap Siswa SD Harus Dilihat sebagai Persoalan Pidana dan Hak Anak

LIBU Perempuan: Kekerasan terhadap Siswa SD Harus Dilihat sebagai Persoalan Pidana dan Hak Anak

29 September 2026
Pemda Parimo Fokuskan Penanganan RTLH di Kantong Kemiskinan

Pemda Parimo Fokuskan Penanganan RTLH di Kantong Kemiskinan

28 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SD Berakhir Mediasi, Laporan Dicabut dan Guru Dimutasi

Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SD Berakhir Mediasi, Laporan Dicabut dan Guru Dimutasi

1 Oktober 2026
Bupati Erwin: Pesparani Jadi Momentum Perkuat Kerukunan dan Persaudaraan

Bupati Erwin: Pesparani Jadi Momentum Perkuat Kerukunan dan Persaudaraan

1 Oktober 2026
Sayutin Usulkan Ada Dana Abadi dari IPERA untuk Pemulihan Lingkungan

Sayutin Usulkan Ada Dana Abadi dari IPERA untuk Pemulihan Lingkungan

1 Oktober 2026
Forum PKP Parimo Buka Ruang Kolaborasi CSR untuk Pengembangan Permukiman

Forum PKP Parimo Buka Ruang Kolaborasi CSR untuk Pengembangan Permukiman

1 Oktober 2026
BRI Tekankan Nilai Pancasila Sebagai Prinsip Pelayanan kepada Masyarakat

BRI Tekankan Nilai Pancasila Sebagai Prinsip Pelayanan kepada Masyarakat

1 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Wali Kota Makassar Raih Penghargaan TP2DD Terbaik 2026

Wali Kota Makassar Raih Penghargaan TP2DD Terbaik 2026

24 September 2026
Polresta Banggai Tanamkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas Sejak Usia Dini

Polresta Banggai Tanamkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas Sejak Usia Dini

29 September 2026
Kapolda Sulteng Minta Personel Polres Tolitoli Rawat Kepercayaan Masyarakat

Kapolda Sulteng Minta Personel Polres Tolitoli Rawat Kepercayaan Masyarakat

30 September 2026
Diduga Gelapkan Uang Rp60 Juta, Polisi Tangkap Tiga Karyawan Toko

Diduga Gelapkan Uang Rp60 Juta, Polisi Tangkap Tiga Karyawan Toko

26 September 2026
World Pharmacists Day 2026, IAI Parimo Edukasi Lansia soal Obat yang Tepat

World Pharmacists Day 2026, IAI Parimo Edukasi Lansia soal Obat yang Tepat

26 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d