MORUT, theopini.id — Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, meminta para pelaku usaha di Kabupaten Morowali Utara (Morut) segera membenahi lingkungan, untuk mengantisipasi potensi banjir saat musim hujan.
“Saya minta para pengusaha segera melakukan perbaikan. Jangan menunggu sampai musim hujan datang dan banjir terjadi di mana-mana. Kita harus mulai mengantisipasi sejak dini,” tegas Anwar Hafid saat menjadi inspektur upacara HUT ke-13 Kabupaten Morowali Utara di pelataran Kantor Bupati Morut, Jum’at, 23 Oktober 2026.
Gubernur Anwar Hafid mengatakan, kondisi panas dan kekeringan yang berlangsung selama beberapa bulan perlu menjadi perhatian bersama. Ia mengingatkan agar penataan lingkungan dilakukan sebelum musim hujan tiba.
Ia juga meminta Bupati Morut mengundang para pelaku usaha untuk membahas langkah konkret perbaikan dan pemulihan lingkungan.
Menurutnya, aktivitas pembangunan dan usaha harus diimbangi dengan tanggung jawab menjaga kelestarian alam.
Kekayaan alam daerah, kata dia, tidak hanya dinikmati, tetapi juga harus dirawat agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Jangan hanya menikmati kecantikannya tanpa pernah berpikir untuk merawatnya. Saya serius menyampaikan ini. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga daerah ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat memperkuat kepedulian sosial, terutama terhadap warga yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, memperoleh pelayanan kesehatan, dan menyekolahkan anak.
Anwar Hafid mengibaratkan Morowali Utara sebagai seorang ibu yang telah menaungi masyarakat dari berbagai latar belakang.
“Karena itu, seluruh elemen masyarakat dinilai memiliki tanggung jawab untuk ikut membangun dan merawat daerah tersebut,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Indah Nurrahma Safira














