PARIMO, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo) menyiapkan dana sharing melalui APBD 2027, untuk membuka peluang penambahan alokasi bantuan perumahan bagi masyarakat melalui dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
“Anggaran yang disiapkan pemerintah kabupaten diperkirakan sekitar Rp75 juta per unit,” kata Kepala Bidang Perencanaan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah (PIPW) Bappelitbangda Parimo, Nyoman Sudiara, di ruang kerjanya, Selasa, 27 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, skema pembiayaan bersama tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas jangkauan bantuan perumahan melalui kolaborasi anggaran dengan pemerintah provinsi.
Rencana itu, mengacu pada kesepakatan dalam rapat kerja gubernur, yang menyebutkan bahwa pemerintah provinsi akan memberikan dukungan anggaran tiga kali lipat dari alokasi yang disiapkan pemerintah kabupaten untuk program perumahan.
“Dengan skema ini, alokasi anggaran untuk 20 unit rumah dari pemerintah kabupaten diharapkan dapat membuka peluang dukungan pembangunan 60 unit rumah dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui APBD provinsi,” jelasnya.
Hal itu, disampaikan Sudiara setelah mengikuti rapat melalui konferensi video bersama Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sulawesi II. Pertemuan tersebut, turut diikuti Bappelitbangda kabupaten se-Sulawesi Tengah, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sulawesi Tengah, serta Dinas Perumahan dan Permukiman Parimo.
Menurutnya, kolaborasi pembiayaan tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap bantuan perumahan, sekaligus mendukung upaya penanggulangan kemiskinan di Parimo.
Sementara itu, Kabupaten Parimo memperoleh alokasi program bantuan bedah rumah sebanyak 1.638 unit melalui BP3KP Sulawesi II, unit pelaksana teknis Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman pada 2026.
Berdasarkan laporan awal tenaga pendamping, proses verifikasi calon penerima bantuan rumah baru mencapai 15 persen.
Dari total alokasi tersebut, sebanyak 954 unit telah masuk dalam surat keputusan (SK) pencairan, sedangkan rumah yang dilaporkan telah mencapai progres fisik 100 persen baru sebanyak 13 unit.
Pemda Parimo berharap, tenaga pendamping menyampaikan laporan secara berkala agar perkembangan pelaksanaan program dapat dipantau dan ketepatan sasaran penerima bantuan dapat terjaga.
Baca berita lainnya di Google News














