Dinas Cikasda Sulteng Gelar Rakor Pengamat Irigasi

PALU, theopini.id – Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Propinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), menggelar Rapat Koordinator (Rakor) Pengamat Irigasi, lingkup UPT Sumber Daya Air, wilayah I, yang dimulai sejak 8-10 Agustus 2022.

“Rakor ini bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan kinerja petugas operasi dan pemeliharaan, hambatan dan langkah-langka yang telah diambil dalam penyelesaian permasalahan,” ungkap Ketua Panitia, Moh.Ridsan Lede, di Palu, Rabu, 8 Agustus 2022.

Baca Juga : Realisasi APBD Pemprov Sulteng 29,25 %, Urutan ke 22 dari 34 Provinsi

Dia berharap, dengan adanya Rapat koordinasi dan evaluasi yang dilakukan secara berkala di UPT Pengelolaan SDA di Dinas Cikasda, bisa memberikan solusi terhadap permasalahan yang timbul di lapangan, memantau sarana dan  prasarana jaringan irigasi sebagai wujud tanggung jawab sebagai pelaksana teknis dilapangan.

“Jadi seluruh kegiatan dilapangan maupun pemeliharaan, kami evaluasi bersama, menyatukan persepsi dan solusi demi meningkatkan produksi pertanian masyarakat,” ujarnya.

Dalam Rakor tersebut telah disepakati bersama beberapa rumus, di antaranya :

1. Sumber Daya Manusia (SDM)

a). Dibutuhkan peningkatan kesejahteraan petugas OP  khususnya untuk Non ASN berdasarkan UMP atas perhitungan angka kebutuhan nyata operasi dan pemeliharaan (AKNOP).

b).Dibutuhkan sarana dan prasarana penunjang kegiatan petugas OP dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya.

c).Perlu adanya bimbingan tekhnis baik melalui pelatihan on the jop training, atau peningkatan kapasitas lainnya untuk petugas OP serta kelembagaan P3A/GP3A/IP3A secara baik dan berkesinambungan.

c).Wajib melibatkan pengamat irigasi dalam tim pengawas pelaksanaan pekerjaan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi maupun swakelola.

2.Program Kerja

a). Dibutuhkan dukungan Pemda Provinsi dalam hal ini Dinas Cipta Karya dan SDA  Sulteng agar menjadi perhatian penting tentang kegiatan OP jaringan irigasi terkait penguatan kapasitas kelembagaan dan pendanaan dalam menjalankan Tufoksi.

b).Program kegiatan OP jaringan irigasi adalah merupakan pelaksanaan urusan wajib Pemda yang terjamin pelaksanaannya dengan dukungan anggaran yang sesuai dengan AKNOP agar mampu mendukung program swasembada pangan dan peningkatan perekonomian masyarakat.

c). Penurunan anggaran pada kegiatan OP jaringan irigasi tahun anggaran 2022 mengakibatkan berbagai masalah diantaranya ; 1.Kondisi indeks kinerja jaringan irigasi berkisar 60 persen dari target 79 persen dalam Renja OPD, keadaan ini sangat membutuhkan penanganan agar jaringan irigasi berfungsi dengan baik.

2.Perubahan jadwal tanam yang mengakibatkan penurunan hasil produksi gabah kering panen antara 15-30 persen.

3. Berkurangnya luas tanam antara 10-15 persen saat musim panen.

4.Konflik sosial antar petani dalam memperebutkan air irigasi dan kadang kala menimbulkan  korban jiwa.

5.Konflik antar petugas OP dengan petani.

6.Pengadaan peralatan pendukung kerja petugas OP sulit untuk di penuhi.

d). Berdasarkan AKNOP pelaksanaan kegiatan pembersihan saluran (parasan) tetap dilaksanakan dengan menggunakan metode merekrut tenaga pekarya saluran karena dengan anggaran yang minim kita mendapatkan manfaat menjaga kondisi kebersihan saluran.

e).Perlu menentukan skala prioritas penanganan irigasi yang tepat agar kondisi daerah irigasi yang terancam dapat segera tertangani dan tidak menimbulkan kerusakan yang lebih besar.

f).Perlu adanya percepatan pengembalian fungsi jaringan irigasi agar mampu memenuhi kebutuhan air irigasi secara tepat waktu dan tepat jumlah.Untuk saat ini yang paling dibutuhkan untuk penanganan jaringan irigasi adalah penggalian

Baca Juga : Masjid Ar Rahmat Sembeli Hewan Kurban Bantuan Gubernur Sulteng

Kegiatan selama dua hari ini, dibuka secara langsung oleh, PLT Kadis Cikasda Sulteng, DR.Andy Ruly Djanggola, dihadiri oleh Kepala OP PSDA wilayah I, Moh.Ridsan Lede, ST, Sekretaris Dinas Cikasda, Devi Borman,ST  dan seluruh pengamat irigasi  mulai dari Kabupaten Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Tolitoli dan Kabupaten Buol.

Komentar