PALU, theopini.id – Keluarga Erfaldi, korban penembakan di Desa Katulistiwa, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong mendatangi kediaman Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Rusdi Mastura.
Rosmawati, ibu kandung Erfaldi, datang bersama putrinya Ervina didampingi, Solidaritas Korban Pelanggaran (SKP) HAM, Nurlela Lamasitudju SH MH, AJI Palu dan psikolog dan pengacara Adi Prianto SH, di kediaman Gubernur Sulawesi Tengah, di Jalan Mohamad Yamin, di Palu, Rabu 27 Juli 2022.
Baca Juga : Kejari Parimo Masih Meneliti Berkas Perkara Penembakan Warga Tada
Rosmawati dihadapan Gubernur Rusdi Mastura meminta dukungan atas proses hukum yang sedang dihadapi keluarganya.
Keluarga korban pun melaporkan perkembangan terakhir kasus yang masih P-19. Bahkan, masih harus ada perbaikan berkas, sehingga dokumen dikembalikan lagi ke Polres Parigi Moutong (Parimo).
Di hadapan Gubernur keluarga korban mengkhawatirkan kasus ini akan mengendap jika tidak ada dorongan dari banyak pihak, untuk menuntaskan kasusnya.
Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdi Mastura mendukung langkah hukum yang diambil keluarga Erfaldi, korban penembakan pada demonstrasi di Desa Katulistiwa 12 Februari 2022.
Menanggapi permintaan keluarga korban tersebut, Gubernur memberi perhatian besar pada kasus yang menimpa Ibu Rosmawati dan keluarganya. Ia mengatakan dukungannya secara penuh pada keluarga korban untuk mendapatkan keadilan.
Baca Juga : 40 Hari Kematian Erfaldi, Keluarga Ingin Penembak Segera Disanksi
Sementara itu, Sekjend SKP HAM, Nurlela Lamasitudju SH MH mengatakan, saat ini Tim Advokasi kasus penembakan Erfaldi, yang terdiri dar SKP HAM, AJI Palu dan psikolog telah menyiapkan pengacara yang akan mendampingi keluarga korban dalam kasus tersebut. Pihak keluarga memercayakan Adi Prianto SH, sebagai penasehat hukum.
Sebelumnya, kepolisian telah menetapkan Bripka H, personil Polres Parimo sebagai tersangka penembakan Erfaldi warga Desa Tada, Kecamatan Tinombo Selatan.
Erfaldi tertembak saat pembubaran aksi demontrasi tolak tambang di Desa Khatulistiwa, Kecamatan Tinombo Selatan oleh personil polisi.











