PARIMO, theopini.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3P2KB) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mensosialisasikan Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) sebagai indikator Kabupaten Layak Anak (KLA).
“Kita saat ini masih tahap sosialisasi, dan nantinya akan membentuk kelembagaan PISA itu sendiri,” kata Kepala Bidang Pemberdayaan Perlindungan Anak, Dahniar, saat menyampaikan sambutannya, Kamis, 9 Maret 2023.
Baca Juga : DP3AP2KB Parimo Bantu Akses Pendidikan Anak Putus Sekolah
Menurutnya, pembentukan PISA bertujuan untuk memudahkan anak-anak dalam mencari informasi, karena melibatkan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah serta Komunikasi dan Informatika.
Selain itu, pembentukan PISA merupakan indikator dari KLA, yang diwajibkan bagi setiap kabupaten untuk memiliki pusat informasi anak.
“Dari pusat informasi tersebut nantinya akan diberi gambaran-gambaran ke anak bersifat keramahan yang jauh dari kekerasan serta eksploitasi pada anak,” ujarnya.
Dalam sosialisasi tersebut, siswa-siswi juga diberikan edukasi tentang hubungan sosial orang tua dan anak, serta bijak dalam penggunanaan media sosial.
Dahniar mengatakan bila taraf sosialisasi sudah selesai, pihaknya akan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain, untuk pembentukan PISA sendiri.
“Selain kedua OPD tersebut, kita lihat OPD mana lagi yang berkompenten untuk pusat informasi tentang anak ke depan,” kata dia.
Baca Juga : 2022, Kekerasan Perempuan dan Anak di Parimo Meningkat
Dahniar berharap, ke depan anak-anak sudah mengetahui kemana tempat untuk mencari informasi, baik kebutuhan kuliah, maunpun menyelesaikan tugas-tugas sekolah.
“Untuk mencari jalinan persahabatan lewat PISA, juga sangat memungkinkan,” pungkasnya.











