PARIMO, theopini.id – Warga Binaan (Wabin) Lapas Kelas III Parigi, di Desa Olaya, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mengisi Ramadan 1444 Hijriah dengan sholat tarawih dan tadarus Al-qur’an.
“Kegiatan tradisi di bulan Ramadan, kita tetap melakukan ibadah tarawih bersama petugas, diisi ceramah agama dan tadarus Al-qur’an,” ungkap Kepala Lapas Kelas III Parigi, Didik Nuryanto, di Parigi, Jum’at 24 Maret 2023.
Baca Juga: 8 Wabin Lapas Parigi Terima Remisi Perayaan Nyepi
Menurutnya, shalat tarawih sangat bermanfaat bagi Wabin untuk meningkatkan keimanan serta menumbuhkan rasa kebersamaan di antara mereka.
Sehingga, kegiatan positif tersebut, dapat menciptakan lingkungan yang tenang, tentram, dan menyenangkan bagi Wabin di dalam Lapas Kelas III Parigi.
“Kegiatan ini perlu dilakukan, dengan harapan lebih meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” kata dia.
Pada hari pertama Ramadan, kata dia, Wabin yang menjalankan ibadah puasa, tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Olehnya, Lapas Parigi berencana menyurati beberapa lembaga keagamaan, seperti pengelola pondok pesantren untuk mengisi ceramah agama selama bulan Ramadan.
“Kami akan mencoba memfasilitasi, agar Wabin dapat menjalankan ibadahnya dengan khuyuk,” tuturnya.
Selama Ramadan, Lapas Kelas III Parigi juga menyiapkan makanan bagi Wabin untuk sahur dan berbuka puasa bersama.
Baca Juga: Lapas Parigi Peringati Isra Miraj 1444 H Bersama Wabin
“Sementara bagi Wabin yang non muslim, kami menyiapkan makanan seperti pada hari biasanya, sebanyak tiga kali, yakni pagi, siang dan malam,” pungkasnya.







Komentar