PARIMO, theopini.id – Momen perayaan lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah/2023 dimanfaatkan pembesuk untuk bersilaturahmi dengan anggota keluarganya yang menjalani hukuman di dalam Lapas Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.
“Lebaran tahun ini, kami telah membuka kembali layanan kunjungan keluarga yang ingin membesuk Warga Binaan (Wabin),” kata Kepala Lapas Kelas III Parigi, Didik Nuryanto, di Parigi, Sabtu, 22 April 2023.
Baca Juga: Lapas Kelas III Parigi Belum Cabut Larangan Kunjungan Wabin
Dia mengatakan, pembesuk tahun ini, dipastikan akan ramai dari biasanya. Sebab, momen lebaran dimanfaatkan keluarga Wabin untuk berbagi kebahagiaan, dan mempererat tali silaturahmi serta persaudaraan.
Apalagi, Lapas Kelas III Parigi baru kembali membuka layanana kunjungan keluarga tahun ini, karena pandemi Covid-19.
Menurutnya, pembesuk yang datang di hari pertama lebaran, biasanya paling banyak merupakan keluarga Wabin yang tinggal tak jauh dari Lapas.
Sementara, di hari kedua lebaran Idul Fitri akan didominasi keluarga Wabin yang tinggal paling jauh dari Lapas Kelas III Parigi.
“Makanya di hari kedua lebaran, pembesuk paling banyak dibandingkan hari pertama,” ujarnya.
Didik menyebut, untuk menghindari berbagai kemungkinan yang akan terjadi, pengawasan terhadap pengunjuk dilakukan secara ketat.
Sebelum menemui Wabin, pembesuk wajib menjalani serangkai pemeriksaan, mulai dari tubuh hingga barang dan makanan bawaan.
Baca Juga: Lapas Parigi Masih Terapkan Sidang Online
“Kami lakukan ini, jangan sampai ada penyelundupan narkoba dalam Lapas,” kata dia.
Dia berharap, kunjungan keluarga yang kembali dibuka Lapas Kelas III Parigi, dapat memberikan motivasi kepada Wabin untuk berkelakuan dengan baik, dan mengjalani masa hukumannya dengan keikhlasan.







Komentar