PALU, theopini.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Palu mendorong perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga berkembang menjadi pusat literasi, informasi, dan ruang kolaborasi masyarakat di era digital.
“Perpustakaan saat ini tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat menyimpan buku, tetapi telah berkembang menjadi pusat pembelajaran, pusat informasi, pusat inovasi, bahkan ruang kolaborasi masyarakat,” ujar Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kota Palu, Eka Komalasari, saat membuka Sosialisasi Penyelenggaraan dan Pengelolaan Perpustakaan Sesuai Standar Nasional Perpustakaan, Kamis, 21 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Perpustakaan Kota Palu tersebut, diselenggarakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu sebagai upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan perpustakaan sekaligus memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat.
Eka Komalasari menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu, atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut.
Menurutnya, pengelolaan perpustakaan perlu dilakukan secara profesional, terstruktur, dan mengacu pada Standar Nasional Perpustakaan agar mampu memberikan layanan yang berkualitas, inklusif, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Standar tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari koleksi, sarana dan prasarana, tenaga perpustakaan, layanan, penyelenggaraan, hingga pengelolaan berbasis teknologi informasi.
Melalui kegiatan sosialisasi itu, Pemkot Palu berharap para peserta dapat memahami tata kelola perpustakaan secara menyeluruh sehingga perpustakaan di Kota Palu dapat berkembang lebih maju, adaptif, dan menarik bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Keberadaan perpustakaan yang aktif, tertata, dan sesuai standar menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kecerdasan masyarakat,” lanjut Eka.
Selain itu, para pengelola perpustakaan juga didorong terus berinovasi menghadirkan layanan yang kreatif dan ramah masyarakat, termasuk memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas akses informasi dan pengetahuan.
Pemkot Palu, anjutnya, berkomitmen mendukung penguatan literasi melalui peningkatan kualitas perpustakaan sekolah, perpustakaan kelurahan, maupun perpustakaan masyarakat lainnya agar dapat menjadi ruang belajar sepanjang hayat bagi warga.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar