the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Luasan Lahan Sawah IP400 di Parimo Bertambah 2.500 Hektar

the OPINIbythe OPINI
24 Mei 2023
in Daerah
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
24 Mei 2023
in Daerah
Reading Time: 2 mins read
Dinas TPHP Parimo Terapkan Budidaya Padi Ramah Lingkungan

Ilustrasi (Foto : suara Muhamammadiyah).

Baca Juga

Jerman Siap Jembatani Investasi ke Sulteng, Sektor Mineral hingga Perkebunan Jadi Sasaran

Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Dijerat Empat Pasal dengan Ancaman Berlapis

KKP Alokasikan Rp36,7 Miliar untuk Delapan Kampung Nelayan di Parimo

PARIMO, theopini.id – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah mengatakan, luasan lahan sawah mengaplikasikan program Indeks Pertanaman (IP) 400 bertambah 2.500 hektar.

“Tahun ini, ada penambahan 2.500 ha lahan sawah yang mengaplikasikan IP400. Sehingga totalnya menjadi 8.500 ha dari tahun sebelumnya 6.000 ha,” kata Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dadan Priatna Jaya, di Parigi, Selasa, 23 Mei 2023.

Baca Juga: Sepi Pembeli, Ribuan Ton Beras Program IP400 di Parimo Menumpuk

Menurutnya, petani yang mengaplikasikan program IP400 pada tahun sebelumnya, berada di Kecamatan Balinggi, dengan luas lahan 5.500 ha, dan Kecamatan Parigi Selatan dengan luas 500 ha.

Tahun ini, luasan lahan sawah di Kecamatan Parigi Selatan bertambah 2.500 hektar. Sehingga, total lahan yang mengaplikasikan IP400 di Kabupaten Parimo, menjadi 8.500 hektar.

Hingga kini, pihkanya terus mensosialisasikan, melakukan pendampingan dan menyalurkan bantuan benih pada petani, agar dapat mengaplikasikan program tanam empat kali dalam satu tahun ini. 

“Program ini dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi. Kita tawarkan dulu ke petaninya, bila siap, pemerintah mendukung,” ujarnya.

Dia mengaku, program IP400 memang sulit diaplikasikan di seluruh wilayah persawahan di Kabupaten Parimo. Sebab, harus didukung ketersediaan bibit, pupuk dan pengairan yang memadai, serta kesediaan petani untuk mengubah pola tanam.

Sedangkan saat ini, bibit super genjah yang digunakan untuk mengaplikasikan program IP400, belum tersedia dan beberapa pengairan irigasi belum cukup memadai.

“Makanya, baru diaplikasikan di dua kecamatan. Kami sudah coba tawarkan ke beberapa kecamatan. Cuman tergantung kebiasaan petani,” imbuhnya.

Namun sejumlah kendala itu, dapat diatasi bersama dengan OPD terkait. Misalnya, untuk ketersediaan pengairan telah ditangani secara bertahap oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Parimo.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Pangan, Pemda Parimo Uji Coba program IP400

Soal bibit, Pemerintah juga masih menyediakan dan memberikan bantuan alat tanam bagi kelompok tani di wilayah program IP400.

“Untuk IP 400 diharuskan tanam pindah, bukan hambela atau hambur benih langsung. Makanya, kita perlu alat tanam padi, namanya Rice Transplanter,” pungkasnya.

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DinasTPHParimo#DinasTPHSulteng#KabupatenParimo#Kementan#parigimoutong#ProgramIP400#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Wabup Badrun Dorong Puskesmas Berkontribusi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Next Post

Muhammad J Wartabone Dijadwalkan Hadiri Pesta Sholawat Akbar di Parimo

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Jelang Penyerahan 17 IPR, Bupati Parimo Tekankan Pengawasan dan Komitmen Jaga Lingkungan

Jelang Penyerahan 17 IPR, Bupati Parimo Tekankan Pengawasan dan Komitmen Jaga Lingkungan

26 Agustus 2026
Bupati Parimo Tinjau Lokasi Banjir Bandang Avolua, Tekankan Penanganan Cepat

Bupati Parimo Tinjau Lokasi Banjir Bandang Avolua, Tekankan Penanganan Cepat

26 Agustus 2026
Siga Jadi Simbol Diplomasi Budaya, Gubernur Anwar Hafid Sambut Dubes Jerman di Palu

Siga Jadi Simbol Diplomasi Budaya, Gubernur Anwar Hafid Sambut Dubes Jerman di Palu

26 Agustus 2026
Perkuat Komunikasi Publik, Pemprov dan Polda Sulteng Asah Kemampuan Visual PPID

Perkuat Komunikasi Publik, Pemprov dan Polda Sulteng Asah Kemampuan Visual PPID

26 Agustus 2026
Banjir Bandang Avolua Rendam Puluhan Rumah, 12 KK Mengungsi

Banjir Bandang Avolua Rendam Puluhan Rumah, 12 KK Mengungsi

26 Agustus 2026
Kekeringan Melanda Tiga Desa di Parimo, 235 Hektare Pertanian dan Perkebunan Terancam

Kekeringan Melanda Tiga Desa di Parimo, 235 Hektare Pertanian dan Perkebunan Terancam

25 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

Jerman Siap Jembatani Investasi ke Sulteng, Sektor Mineral hingga Perkebunan Jadi Sasaran

Jerman Siap Jembatani Investasi ke Sulteng, Sektor Mineral hingga Perkebunan Jadi Sasaran

27 Agustus 2026
Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Dijerat Empat Pasal dengan Ancaman Berlapis

Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Dijerat Empat Pasal dengan Ancaman Berlapis

27 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.0 M Guncang 41 km TimurLaut MBAY-NAGEKEO-NTT

26 Agustus 2026
KKP Alokasikan Rp36,7 Miliar untuk Delapan Kampung Nelayan di Parimo

KKP Alokasikan Rp36,7 Miliar untuk Delapan Kampung Nelayan di Parimo

26 Agustus 2026
Kunjungi Polres Poso, Kapolda Sulteng Tekankan Penegakan Hukum Berbasis Moralitas

Kunjungi Polres Poso, Kapolda Sulteng Tekankan Penegakan Hukum Berbasis Moralitas

26 Agustus 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Kunjungi Polres Touna, Kapolda Sulteng Tekankan Moralitas dan Profesionalitas

Kunjungi Polres Touna, Kapolda Sulteng Tekankan Moralitas dan Profesionalitas

25 Agustus 2026
Polres Banggai Naik Tipe, Kapolda Sulteng Tekankan Peningkatan Kualitas Pelayanan

Polres Banggai Naik Tipe, Kapolda Sulteng Tekankan Peningkatan Kualitas Pelayanan

24 Agustus 2026
Police Goes to School, Polres Parimo Bentuk Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Bangku Sekolah

Police Goes to School, Polres Parimo Bentuk Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Bangku Sekolah

24 Agustus 2026
Dua Sisi Kasus Anak di Parimo: Menjadi Korban dan Berhadapan dengan Hukum

Dua Sisi Kasus Anak di Parimo: Menjadi Korban dan Berhadapan dengan Hukum

24 Agustus 2026
Pangdam XXIII/Palaka Wira: 53 Jembatan Dibangun di Sulteng, Program Terus Berlanjut

Pangdam XXIII/Palaka Wira: 53 Jembatan Dibangun di Sulteng, Program Terus Berlanjut

21 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d