Keberangkatan Satu JCH Asal Parimo Ditunda

PARIMO, theopini.id Kementerian Agama (Kemenag) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah mengungkapkan, satu Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kecamatan Kasimbar mengalami penundaan keberangkatan ke tanah suci.

“Satu JCH ini, merupakan salah satu dari dua JCH asal Sulawesi Tengah yang dipulangkan, dan ditunda keberangkatannya,” kata Staf Administrasi, Kemenag Parimo, Amin, di Parigi, Selasa, 13 Juni 2023.

Baca Juga: CJH Diminta Tak Percaya Modus Mempercepat Keberangkatan Haji

Menurutnya, CJH asal Kabupaten Parimo tersebut, berjenis kelamin perempuan, atas nama Anisa Sardin Kadere, berusia 37 tahun.

Padahal, dokumen dan pelunasan biaya haji telah dilengkapi. Hanya saja, terkendala tes kesehatan yang dilakukan tim dokter di embarkasi Balikpapan, Kalimantan Timur.

“Saat pemeriksaan kesehatan di Kabupaten Parimo, JCH tersebut tidak ditemukan diagnosa penyakit apapun. Namun, tim kesehatan haji di embarkasi Balikpapan, menemukan adanya kelainan” kata dia.

Berdasarkan informasi, JCH tersebut telah dipulangkan ke daerah asalnya Kecamatan Kasimbar pada Sabtu, 10 Juni 2023.

Sesuai teknis keberangkatan haji, kata Minhar, JCH tersebut akan diberangkatkan kembali pada tahun berikutnya.

Baca Juga: Anggaran Defisit, CJH Sulteng Dibebankan Biaya Tambahan Keberangkatan

Hanya saja, JCH yang mengalami penundaan keberangkatan tersebut, merupakan pelimpahan dari orang tuanya.

“Dalam aturan, pelimpahan JCH hanya berlaku satu kali. Sehingga tidak memungkinkan dilakukan pergantian CJH kembali,” pungkasnya.

Komentar