Anggaran Defisit, CJH Sulteng Dibebankan Biaya Tambahan Keberangkatan

PALU, theopini.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) yang mengakui mengalami defisit anggaran keberangkatan dari Kota Palu menuju Balikpapan, Kalimantan Timur, membebankan biaya tambahan sebesar Rp 790.200 ke masing-masing Calon Jamaah Haji (CJH) kabupaten/kota.

“Dengan dana tersedia lewat APBD Provinsi Sulawesi Tengah, kita masih mengalami kekurangan sebesar Rp. 1.679.155.000. Hal ini terjadi, karena anggaran yang ditetapkan berdasarkan standar harga, mengacu pada peraturan Presiden, ternyata berbeda dengan harga pasar,” ungkap Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Awaludin, dalam rapat koordinasi pemberangkatan jamaah haji, Selasa, 30 Mei 2023.

Baca Juga: 117 CJH Asal Parimo Siap Diberangkatkan pada Musim Haji 2023

Menurutnya, persiapan biaya domestik haji ini, secara keseluruhan charter flight Lion Air yang telah ditunjuk langsung lewat peraturan, menawarkan Rp. 10.143.125.000 untuk 2.125 CJH.

Jumlah yang dibiayai Pemprov Sulawesi Tengah melalui APBD, sebanyak Rp 8.453.970.000,-. Meliputi biaya operasional pesawat udara Palu-Balikpapan (PP), biaya asuransi penumpang, biaya pelayanan di Bandara Palu dan pelayanan di Bandara Balikpapan.

“Oleh karena itu, kekurangan kita sebanyak Rp. 1.679.155.000, kita bebankan kepada CJH sebanyak 2.125 orang. Artinya, setiap jamaah dibebankan biaya sebesar Rp. 790.200,” tegasnya.

Rencananya, kata Awaludin, pemberangkatan kloter pertama CJH Sulawesi Tengah, embarkasi Balikpapan akan dilaksanakan pada 5 Juni 2023.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Ulyas Taha berharap pemerintah kabupaten/kota dapat menanggulangi biaya tambahan yang dibebankan kepada CJH.

Meskipun, ada kabupaten yang belum bisa menanggulangi biaya tersebut. Sehingga dibebankan kepada CJH itu sendiri.

Baca Juga: Siap Sambut CJH Indonesia, 489 PPIH Berangkat ke Arab Saudi

“Harapan kita, Pemerintah Daerah itu bisa menanggulangi apa yang menjadi beban jamaah. Tetapi kalaupun tidak, terpaksa harus dan memang kewajiban jamaah,” imbuhnya.

Dia juga berharap terkait biaya tambahan ini, dapat disampaikan dengan baik kepada CJH, agar tidak menimbulkan permasalah.

Komentar