PARIMO, theopini.id – Kementerian Pertanian (Kementan) akan memberikan bantuan pupuk hayati cair dan benih pengganti ke 25 kelompok tani yang areal persawahannya terkena dampak bencana banjir bandang di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.
“Bantuan ini, diberikan berdasarkan usulan kami untuk menindaklanjuti lahan persawahan yang terkena dampak banjir,” kata Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Parimo, Dadan Priatna Jaya, di Parigi, Kamis, 15 Juni 2023.
Baca Juga: BNPB Bantu DSP dan Logistik untuk Penanganan Banjir Bandang Parimo
Menurutnya, 25 kelompok tani yang menerima bantuan tersebut, tersebar di Kecamatan Torue, dan terbanyak di Kecamatan Balinggi.
Berdasarkan data awal, lahan terdampak banjir seluas 1.100 hektar. Namun, kata dia, usai dilakukan peninjauan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Provinsi Sulawesi Tengah, sawah puso hanya seluas 100,5 hektar.
Sebab, sebagain areal persawahan yang terendam banjir, tanaman padinya tak mengalami kerusakan, ketika air surut.
”100,5 hektar lahan ini, merupakan lahan persawahan milik 25 kelompok tani,” imbuhnya.
Dia berharap, bantuan yang diberikan ke 25 kelompok tani tersebut, dapat memulihkan areal persawahan milik petani.
Diketahui, Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo perpanjangan status tanggap darurat bencana, selama 14 hari karena situasi pasca bencana belum pulih.
Baca Juga: Kondisi Belum Pulih, Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang Parimo Diperpanjang
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana telah membantu Pemda Parimo Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp 250 juta, dan logistik senilai Rp 2 miliar, untuk penanganan banjir bandang di 2 kecamatan.







Komentar