SIGI, theopini.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Nuim Hayat, mengapresiasi lokakarya 7 panen hasil belajar Pendidikan guru penggerak angkatan 1 Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, yang dilaksanakan di Desa Maku, Kecamatan Dolo.
“Saya menyampaikan apresiasi atas diselenggarakannya program guru penggerak angkatan 7 di Kabupaten Sigi,” kata Nuim Hayat, dalam sambutannya saat menutup kegiatan lokakarya 7 panen hasil belajar Pendidikan guru penggerak, Sabtu, 8 Juli 2023.
Baca Juga: 7.948 Guru Dinyatakan Lulus pada PGP Angkatan Empat
Ia meyakini, para guru penggerak yang nantinya lulus dari program tersebut, akan mampu menjadi pelopor, motor, dan lokomotif menarik kemajuan pendidikan di Kabupaten Sigi.
Dengan kata lain, calon guru penggerak diharapkan mampu bergerak, tergerak dan menggerakkan rekan-rekan pada komunitas belajarnya.
“Sehingga, mampu membawa kemajuan pendidikan di wilayah Sigi,” kata dia.
Menurutnya, guru sebagai pelaku sekaligus penggerak pembangunan sumber daya manusia, memiliki peran dan tanggung jawab yang besar.
Terutama dalam membentuk karakter generasi bangsa yang berbudi pekerti, dan unggul dalam bidangnya.
Meski saat ini aktivitas pembelajaran dapat dilakukan melalui sarana teknologi, yang memungkinkan terjadinya interaksi jarak jauh, tetapi kehadiran seorang guru tidak serta merta dapat digantikan.
“Suri teladan dalam proses pembelajaran formal, menjadi aspek penting bagi perkembangan karakter para siswa dalam bahasa kekinian membentuk profil pelajar Pancasila,” ujarnya.
Baca Juga: Mendikbudristek Dorong Guru Terus Berinovasi dan Ciptakan Perubahan
Dia menjelaskan, profil pelajar Pancasila memiliki 6 ciri utama, yaitu beriman, bertaqwa kepada Tuhan yang maha esa dan berakhlak mulia, berkebhinekaan, bergotong-royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif.







Komentar