Usai Nelson Mundur, Muncul Nama Pejabat Bapanas dalam Usulan Pj Bupati Parimo

PARIMO, theopini.idUsulan nama Pj Bupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, nampaknya masih saja diwarnai dinamika. Meskipun, para wakil rakyat telah mengumumkan usulannya dalam sidang paripurna, Selasa, 5 September 2023.  

Pasalnya, usai Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sulawesi Tengah, Nelson Metubun dikabarkan mundur, nama pejabat Badan Pangan Nasional (Bapanas) kembali muncul dalam usulan Pj Bupati Parigi Moutong (Parimo).

Baca Juga: Menilik Usulan DPRD Parimo Soal Tiga Nama Pj Bupati

Pejabat tersebut, yakni Dr Anas, S.Sos, MM yang menduduki jabatan sebagai Kepala Biro Organisasi Sumber Daya Manusia dan Hukum, pada unit kerja Sekretariat Bapanas.

Bahkan, Anas pun telah mengantongi rekomendasi untuk diusulkan sebagai Pj Bupati Parimo, dan telah disampaikan Bapanas ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri), melalui surat nomor: 168/SM.01.02/K/7/2023, tertanggal 20 Juli 2023.

Dalam surat rekomendasi itu, Anas yang berasal dari Kabupaten Sigi, dinilai memiliki integritas, kompetensi dan pengalaman dalam Pemerintah Daerah, serta memenuhi syarat administrasi lainnya, untuk dipertimbangkan menempati kursi Pj Bupati.

Sebelumnya, nama Anas juga sempat masuk dalam pengusulan Fraksi Toraranga dan Fraksi Hanura, saat unsur pimpinan DPRD Parimo menggelar rapat, jelang pengumuman usulan nama Pj Bupati Parimo.

Hanya saja, rapat yang diwarnai dinamika kala ini, tak menetapkan nama Anas dalam daftar usulan DPRD Parimo, melainkan Sekretaris Daerah Parimo, Zulfinasran A Tiangso, Kepala Dinas TPH Sulawesi Tengah, Nelson Metubun, dan Kepala Disperindag Sulawesi Tengah, Richard Arnaldo.

Ketiga nama usulan DPRD Parimo itu, telah diumumkan dan diserahkan ke Mendagri, pada Rabu, 6 September 2023.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Organisasi dan Kaderisasi, AMPIBI, Moh Irhan menilai, kemunculan nama-nama baru, karena adanya keinginan agar Pj Bupati yang diusulkan tak terintervensi berbagai kepentingan politik.

Mengingat, Kabupaten Parimo dengan segala masalah, harus dimulai dari nol. Apalagi, konsolidasi politik akan terjadi pada 2024.

“Jadi saya menilai, harus ada figure netral karena jelang pesta demokrasi, melibatkan para tokoh-tokoh yang tidak akan memungkinkan untuk netral,” tukasnya.

Sehingga, dibutuhkan figure yang benar-benar mengurusi Kabupaten Parimo, dan tidak lekat dengan persoalan kemenangan pada Pemilu 2024.

Selain itu, birokrasi di Kabupaten Parimo juga diharapkan dapat ditata kembali. Sehingga, memiliki kualitas, sumber daya manusia yang cukup.

Baca Juga: Dikabarkan Mundur, Nelson Metubun Tetap Diusul sebagai Pj Bupati Parimo

“Kita punya cita-cita Kabupaten Parimo terdepan. Kita mau memulainya sekarang, dan targetnya kapan diraih dalam berapa waktu ke depan,” pungkasnya.

Diketahui, sesuai Permendagri nomor 4 tahun 2023, Gubernur Sulawesi Tengah juga mengusulkan Pj Bupari Parimo, yakni Richard Arnaldo, Eddy Nicolas Lesnusa, dan Zulfinasran.

Komentar