SIGI, theopini.id – Sebanyak 30 organisasi perempuan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mengikuti Bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan kualitas keluarga, dalam mewujudkan kesetaraan gender dan anak.
“Kondisi perempuan secara umum, dalam berbagai sektor pembangunan masih tertinggal. Maka dari itu, fakta inilah yang membuat perhatian pemerintah terhadap penyelesaian masalah pemberdayaan kaum perempuan semakin serius, agar tercapai adanya kesetaraan gender,” kata Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra, Andi Ilham, membacakan sambutan Bupati Sigi, Kamis, 26 Oktober 2023.
Baca Juga: Inspektorat Daerah Parimo Gelar Bimtek Peningkatan IEPK
Dalam berbagai pandangan, menurutnya, gender harus menerima perlakuan yang setara dan tidak diskriminasi berdasarkan identitasnya yang bersifat kodrat.
Isu ini, menjadi tujuan dari deklarasi universal hak asasi manusia oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berusaha untuk menciptakan kesetaraan, dalam bidang sosial dan hukum, seperti dalam aktivitas demokrasi serta memastikan akses pekerjaan setara dengan upah yang seimbang.
Ia mengatakan, pada era modern dan kemajuan teknologi saat ini, keluarga tak hanya dituntut untuk dapat bertahan hidup. Akan tetapi, harus mampu hadapi persoalan sosial dan menangkal berbagai pengaruh negatif yang terjadi di lingkungan sekitar.
Baca Juga: Pemprov Sulteng Gelar Bimtek Indeks Daya Saing Daerah 2023
“Persoalan sosial yang dimaksud, seperti pergaulan bebas, konsumsi obat-obat terlarang, penularan HIV/AIDS, pornografi hingga perdagangan manusia,” tukasnya.
Ia berharap, dengan diadakannya kegiatan Bimtek tersebut, peserta bisa memahami dan mendorong untuk menyusun langkah-langkah percepatan pelaksanaan peningkatan kualitas keluarga, khusunya di Kabupaten Sigi.







Komentar