PARIMO, theopini.id – Pejabat (Pj) Bupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Richard Arnaldo menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Palu, Jum’at, 8 Desember 2023.
Kunker TPID Kota Palu, dipimpin Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah (Setda), Rahmat Mustafa.
Baca Juga: TPID Banggai Gelar Rakor Upaya Pengendalian Inflasi Jelang Nataru
Sementara Pj Bupati, didampingi Asisten Perekonomian dan pembangunan, Moh Yasir dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo.
“Kunjungan ini, dalam rangka saling tukar menukar informasi kegiatan pengendalian inflasi. Ini sangat mendukung, karena salah satu tugas utama sebagai Pj Bupati, kaitannya dengan persoalan tersebut,” kata Pj Bupati Richard Arnaldo.
Ia mengungkapkan, salah satu upaya pengendalian inflasi yang telah dilakukan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parimo belum lama ini, ialah mengeluarkan edaran ke seluruh pimpinan OPD, ASN dan masyarakat untuk melakukan gerakan tanam cabai.
“Mungkin ada kegiatan-kegiatan lain, seperti itu di Kota Palu. Mohon disharing agar kami juga bisa melakukan penerapan di wilayah Parimo,” ujarnya.
Atas dasar informasi seperti ini, kata dia, Pemda Parimo dan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu bisa saling bersinergi agar dapat mengendalikan inflasi di Sulawesi Tengah.
“Apalagi, kita masuk daerah penyangga dengan indikator-indikator yang cukup berarti di Provinsi Sulawesi Tengah,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Kota Palu, Rahmat Mustafa mengatakan tujuan TPID berkunjung di Kabupaten Parimo untuk menjalin komunikasi dan kerja sama, khususnya komoditi beras dan cabai.
“Informasi sebelumnya, Kabupaten Parimo termasuk penghasil beras dan juga cabai. Ini tujuan kami, akan dikerjasamakan,” ungkapnya.
Baca Juga: Bank Indonesia Canangkan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan
Ke depan kerja sama ini, tidak hanya untuk pengendalian inflasi. Tetapi juga meningkatkan kesejahteraan pedagang, khususnya petani beras di Kabupaten Parimo. Sehingga, berdampak pada ketersediaan stok pangan di Kota Palu.
“Pengendalian inflasi di Kota Palu saat ini, Alhamdulillah masih berada di bawah rata-rata nasional. Memang ada kenaikan sejak Oktober tahun ini, seperti cabai. Namun, itu terjadi secara nasional,” pungkasnya.







Komentar