PALU, theopini.id – Bank Indonesia perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar Pencanangan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), di Palu, Senin, 31 Oktober 2022.
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo menilai, tekanan inflasi yang bersumber dari meningkatnya inflasi pada kelompok administered price yang merupakan dampak dari penyesuaian harga BBM serta resiko fluktuasi dan kelompok volatile foods mendorong perlunya upaya pengendalian inflasi di Provinsi Sulawesi Tengah.
Baca Juga : Bank Indonesia Luncurkan Laporan Transparansi dan Akuntabilitas 2021
“Kita berkumpul pada pagi hari ini meresmikan GNPIP di Provinsi Sulawesi Tengah. Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Sulawesi Tengah,” kata Dody, di Palu, Senin.
Dia menjelaskan, Bank Indonesia sebagai otoritas moneter fiskal bertugas menjaga kestabilan inflasi serendah-rendahnya dan menjaga nilai tukar tetap stabil.
Bank Indonesia, menilai provinsi Sulawesi Tengah termasuk provinsi yang sangat baik dalam pengendalian inflasi secara nasional. Di mana ada dua penghargaan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) diperoleh Provinsi Sulawesi Tengah pada 2020 dan 2021.
Tahun ini, kata dia, isu inflasi bukan hanya permasalahan nasional, melainkan juga menjadi permasalahan global. Dimana dalam Presidensi G20 Indonesia beberapa waktu lalu, juga dibahas mengenai masalah krisis energi dan krisis inflasi pangan.
“Pertemuan kita siang hari ini sangat penting, dan saya rasa semua yang hadir pada siang hari ini itu menunjukkan betapa kuat koordinasi,” ujar Dody.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah H Rusdi Mastura menyampaikan apresianya atas pencanangan GNPIP sebagai gerakan antisipasi nasional dalam rangka pengendalian Inflasi di daerah.
Provinsi Sulawesi Tengah, kata dia, merupakan daerah yang surplus beras dan memiliki potensi pertanian yang sangat baik.
Baca Juga : Dwiyanto Cahyo Sumirat Pimpin BI Sulteng, Ini Pesan Gubernur
Sehingga, kondisi tersebut dimanfaatkan Pemerintah Daerah (Pemda) Morowali Utara yang melakukan penanam tanaman cabai dan tanaman yang cepat panen lainnya untuk mendorong rakyat melakukan kegiatan yang sama.
“Selain itu, saat ini Sulawesi Tengah mempersiapkan Kawasan Pangan Nasional (KPN) dan Kawasan Perikanan Halal untuk mempersiapkan daerah Sulawesi Tengah sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan,” kata dia.
Sumber : Biro Administrasi Pimpinan







Komentar