PALU, theopini.id – Menyebut nama Hj. Sitti Norma Marjanu atau yang kerap disapa Norma, tidak asing lagi bagi sebagian masyarakan Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, karena pengalaman dan segudang prestasi gemilangnya di berbagai bidang pemerintahan.
Wanita Cantik dan religious ini, lahir di Desa Ganti, Kabupaten Donggala pada 4 Agustus 1959. Ia merupakan anak pertama dari pasangan Muhammad Mardjanu dan Hj. Mu’mina, dan memiliki lima saudara.
Baca Juga: Menilik Profil dan Alasan Bowo Timumun Terjun ke Dunia Politik
Kini, Sitti Norma maju sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Sulawesi Tengah, dari Daerah Pemilihan (Dapil) 7 Sigi-Donggala yang diusung Partai Golongan Karya (Golkar).
Norma terjun ke panggung politik, untuk menyatukan semua unsur melalui wadah pemberdayaan dan membuktikan, bahwa perempuan juga bisa mengembangan daerahnya sendiri.
“Saya ingin membangun Desa Ganti dan Kabupaten Donggala yang lebih maju lagi ke depannya,” ungkap Sitti Norma Mardjanu, di Palu, Minggu, 10 Desember 2023.
Di kalangan masyarakat, ia dikenal dermawan dan pandai bergaul, baik sesamanya ataupun ibu-ibu sekitar tempat tinggalnya.
Dalam pencalonannya sebagai Caleg, Norma mendapatkan dukungan penuh dari keluarga, terutama tiga anaknya, yakni Nur Jamal Akbar, Aditya Firmansyah dan Anisa Ratu Balgis.
Memang maju dalam kontestasi politik, bukan hal mudah. Namun, pengalamannya di pemerintahan cukup menjadi modal mewakili rakyat duduk di kursi DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.
Sitti Norma Marjanu pernah menduduki jabatan penting di pemerintahan Provinsi Sulawesi Tengah, di antaranya Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Bahkan, pernah menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum.
Baca Juga: Jelang Pemilu 2024, Sadiaga Uno: Perbedaan Politik Jangan Sampai Timbulkan Perpecahan
Meskipun tak lagi menduduki sederet jabatan itu, ia mengaku terus berjuang untuk kepentingan masyarakat Sulawesi Tengah, memberikan kontribusi dan manfaat bagi banyak orang.
“Saya siap dan selalu ada untuk masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya Sigi dan Donggala. Apalagi pada perempuan, mari kita sama-sama membangun daerah menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.















