Perkuat Pengembangan SPR, DISPKH Parimo-IPB Jalin Kerja Sama

PARIMO, theopini.id Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DISPKH) Parigi Moutong (Parimo) bersama Institut Pertanian Bogor (IPB), Sulawesi Tengah menandatangani perjanjian kerja sama, ihwal pengembangan Sekolah Pertanian Rakyat (SPR).

Perjanjian kerja sama itu, ditandatangani Plt Kepala DISPKH Parimo, Yusnaeni dan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Ernan Rustiadi, di Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Perdesaan IPB, Bogor, Kamis, 18 Januari 2024.

Baca Juga: Pemda Sigi Teken PKS dengan IPB University Bogor

“Tujuan kerja sama ini, untuk mengembangkan SPR di Kabupaten Parimo,” ungkap Kepala DISPKH Parimo, Yusnaeni, di Parigi, Sabtu, 20 Januari 2024.

BACA JUGA:  Pemprov Sulteng Gelar Rapat Forkom Pendapatan Daerah di Parimo

Selain itu, kata dia, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SDM, khususnya peternak kecil di Kabupaten Parimo, tentang berbagai aspek teknis peternakan maupun non teknis.

Keberadaan SPR, kata dia, juga untuk mendorong pengembangan sistem logistik pakan, perencanaan bisnis dan usaha kolektif.

“Kemudian, meningkatkan kelembagaan dan teknologi tepat guna lainnya. Membangun peternakan yang mandiri serta berdaulat,” jelasnya.

Lingkup kerja sama ini, meliputi konsultasi, sosialisasi SPR di Pemerintah Daerah (Pemda) dan penentuan calon lokasinya, rekruitmen, pembekalan, serta penempatan fasilitator.

Baca Juga: Terget 2024, Ada Delapan Sekolah Lapang Akan Dibuka di Parimo

BACA JUGA:  Bupati Parimo Stop Tambang Kayuboko dan Buranga, Minta Lokasi Dinormalisasi

Bahkan, deklarasi SPR, mobilisasi tim ahli sesuai bidangnya, rekruitmen, pembekalan, penempatan manager, praktek kemitraan sosio bisnis, monitoring dan evaluasi, serta yudisium hingga wisuda.

“Kerja sama ini, berlaku selama satu tahun. Dengan begitu, kami harapkan pengembangan SPR yang mengandeng IPB ini, dapat berjalan sesuai perencanaan,” pungkasnya.

Komentar