PARIMO, theopini.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, klaim Pengumutan Suara Ulang (PSU) di empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) berjalan Lancar.
“Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar dan pemilih sangat antusias datang ke TPS,” kata Divisi Teknis, KPU Parimo, Iskandar Mardani, saat memantau TPS 6 Desa Pelawa, Kecamatan Parigi Tengah, Sabtu, 24 Februari 2024.
Baca Juga: Usai Pantau TPS, KPU Parimo Siap Laksanakan PSU
Kelancaran PSU, menurutnya, berkat kerja keras Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di masing-masing TPS, yang sejak awal telah melakukan sosialisasi saat menyerahkan surat pemberitahuan pemungutan suara ke pemilih.
Selain itu, pendistribusian yang tepat waktu tiba di kecamatan hingga ke lokasi TPS. Kemudian, dukungan pengamanan dari Polri, TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
“Untuk kendala surat suara yang rusak maupun kurang, alhmdulillah dari masing-masing TPS belum melaporkan hal itu,” ujarnya.
Para pemilih di masing-masing TPS, kata Iskandar, juga terlihat antusias. Salah satunya, di TPS 6 Desa Pelawa, Kecamatan Parigi Tengah, kurang lebih 200 pemilih telah menggunakan hak suaranya hingga pukul 12.00 WITA.
Ia menjelaskan ada empat TPS PSU Pemilu 2024 di Kabupaten Parimo, terdiri dari TPS 4 Kelurahan Banyata, Kecamatan Parigi, hanya untuk tiga surat suara, yakni Presiden, DPD RI, dan DPR RI.
Kemudian, TPS 6 Desa Pelawa, PSU untuk lima surat suara, yakni Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD provinsi dan kabupaten.
“Sementara TPS 10 Desa Tindaki, Kecamatan Parigi Tengah, juga PSU untuk tiga surat suara, yakni Presiden, DPD RI, dan DPR RI. Untuk TPS 3 Desa Petunasugi, Kecamatan Bolano Lambunu, hanya satu surat suara DPRD kabupaten saja,” jelasnya.
Baca Juga: Dua TPS di Parimo Berpotensi PSU, Ini Penyebabnya
Ia berharap pelaksanaan rekapitulasi yang masih berlangsung di kecamatan, tidak menemui hambatan. Sehingga, empat TPS ini menjadi PSU yang terakhir di Kabupaten Parimo.
“Melihat durasi waktu yang ada, dengan sepuluh hari dari Pemilu, kemungkinan PSU tidak ada lagi,” pungkasnya.












