Petugas Ad Hoc Meninggal hingga Kecelakaan Saat Tugas Terima Santunan

PARIMO, theopini.idKomisi Pemilihan Umum (KPU) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menyerahkan santunan ke petugas badan ad hoc Pemilu yang meninggal dunia hingga alami kecelakaan saat menjalankan tugas.

“Kami menyerahkan santunan ini, setelah sebelumnya, kami mengajukan data-datanya ke KPU Pusat,” kata Ketua KPU Parimo, Ariyana Borahima, di Parigi, Kamis, 4 April 2024.

Baca Juga: KPU Parimo Evaluasi Kinerja Badan Ad Hoc Pemilu 2024

Ia mengatakan, secara simbolis santunan sudah diserahkan pada tiga penerima, termasuk untuk ahli waris bagi yang meninggal dunia.

Sementara, sisanya kurang lebih 100 orang yang telah dikirimkan pihaknya, menunggu proses verifikasi KPU Pusat.

“Yang telah menerima, di antaranya petugas ad hoc di Kelurahan Masigi dan Bantaya. Mereka yang mengalami kecelakaan kerja saat pasang tenda sehari menjelang voting day,” jelasnya.

Ariyana menyebut, petugas ad hoc yang meninggal dunia sesuai data, sebenarnya berjumlah dua orang. Hanya saja, satu orang masih menunggu verifikasi.

“Satu masih belum masuk berkasnya. Total yang kami laporkan kecelakaan kerja mungkin sekitar 112 orang,” ungkapnya.

Baca Juga: Usai Bertugas, 32 Penyelenggara Pemilu di Parimo Sakit Akibat Kelelahan

Santunan yang diserahkan KPU bagi tenaga ad hoc meninggal dunia sebesar Rp36 juta, kecelakaan sebesar Rp4 juta hingga Rp2 juta.

“Rata-rata karena kelelahan, banyak yang alami kecelakaan karena mengantuk. Karena mereka bekerja siang malam jelang voting day,” pungkasnya.