PARIMO, theopini.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) pengumpulan data penyempurnaan dokumen enam domain arsitektur SPBE, di Parigi, Senin, 10 Juni 2024.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) meluncurkan sistem informasi arsitektur SPBE, sebagai upaya mengekselerasi keterpaduan layanan digital nasional,” ungkap Kepala Diskominfo Parimo, Enang Pandake.
Baca Juga: Wabup Badrun Apresiasi Diskominfo yang Komitmen Bangun SPBE
Ia menjelaskan, arsitektur SPBE merupakan kerangka dasar yang menginstruksikan proses bisnis data, dan informasi infrastruktur, aplikasi, serta keamanan untuk menghasilkan layanan yang terintegrasi.
Hal ini, untuk menjadi acuan pemerintah daerah, baik dalam penyusunan maupun penyempurnaan enam domain arsitektur SPBE di Kabupaten Parimo.
“Dengan adanya sistem informasi arsitektur SPBE ini, kami berharap seluruh organisasi perangkat daerah segera mengisi proses bisnis apa saja di instansi masing masig,” ujarnya.
Ia mengatakan, layanan yang dihasilkan tidak hanya bersifat digital, melainkan manual atau konvensional.
Nantinya, akan menjadi tuby desain untuk mengubah layanan digital terintegrasi, sesuai Peraturan Presiden Nomor 132 tahun 2022, tentang arsitektur SPBE nasional.
Baca Juga: Susun Peta Rencana SPBE, Pemda Parimo Lakukan Pengumpulan Data
Kemudian, arah kebijakan dan strategi dalam penyusunan arsitektur SPBE nasional dan daerah, harus memperhatikan keselarasan program pembangunan berdasarkan RPJMN serta RPJMD.
“Bahkan, wajib mengutamakan transformasi digital kebijakan satu data Indonesia serta arah kebijakan dan strategi SPBE,” pungkasnya.






