PARIMO, theopini.id – Bencana banjir menerjang Desa Torue dan Tanalanto, Kecamatan Torue, serta Tindaki, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, pada Sabtu malam, 22 Juni 2024.
Peristiwa yang terjadi sekira pukul 23.00 WITA ini, diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah tersebut, kurang lebih selama dua jam, hingga menyebabkan air Sungai di desa Tindaki meluap.
Baca Juga: Perubahan Jalur Aliran Sungai Balinggi Jati Jadi Pemicu Banjir
“Tiga desa yang diterjang banjir di Kecamatan Torue. Ada empat yang hanyut, rusak parah,” ungkap Wakil Ketua II DPRD Parimo, Alfres Tonggiroh, ditemui di Desa Tindaki, Minggu dini hari, 23 Juni 2024.
Berdasarkan keterangan aparat Desa Tanalanto, kata dia, akses menuju dusun lima dan enam putus total akibat diterjang banjir.
Bahkan, mengakibatkan satu tiang listrik roboh serta sejumlah rumah warga rusak berat, dan mengungsi ke bendungan di Desa Tanalanto.
Ia mengaku, telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parimo, agar segera melakukan penanganan.
“BPBD Parimo setelah kami konfirmasi, langsung bergegas ke lokasi banjir,” imbuhnya.
Untuk mengatasi banjir, menurut Alfres, BPBD Parimo harus segera melakukan normalisasi Sungai Desa Tindaki.
Sebab, ketingian endapan sedimen pasir di Sungai Desa Tindaki telah mencapai pemukiman warga setempat.
Baca Juga: Tim SAR Evakuasi 15 Warga yang Terjebak Banjir di Lampa Balut
“Seharusnya ada pemeliharaan berkala, agar tidak terjadi endapan. Ini banjir terparah yang pertama kali terjadi,” tukasnya.
Ia berharap, BPBD Parimo segera melakukan evakuasi korban terdampak banjir, melakukan pendataan dan menyiapkan tempat-tempat pengusian yang layak.






