Pemprov Sulteng Gelar Malam Puncak Anugerah Daya Saing Produk Pertanian

PALU, theopini.idPemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menggelar malam puncak Anugrah Daya Saing Produk Pertanian (ADSPP). Kegiatan ini, pertama kali digelar di Kota Palu, Rabu malam, 14 Agustus 2024.

“ADS ini, baru yang pertama di Indonesia dan diharapkan dapat ditiru daerah-daerah lainnya,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Rudi Dewanto, membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Gubernur Sulteng Temui Menko Marves, Bahas Ekspor Durian ke Tiongkok

Dari berbagai komoditi pertanian, durian Sulawesi Tengah telah diakui dunia sebagai yang terbaik dengan tekstur, dan cita rasa khas.

Olehnya, Pemprov dan Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) telah berkomitmen mendorong percepatan ekspor durian Sulawesi Tengah ke Tiongkok, lewat pelabuhan Pantoloan sebagai pintu gerbang pengiriman.

Alasan Tiongkok dipilih sebagai tujuan ekspor utama, didasari data Badan Karantina yang menunjukkan volume ekspor durian Sulawesi Tengah ke Tiongkok per Mei 2024, telah mencapai Rp 600 miliar.

Di mana, total durian beku yang diekspor mencapai sebesar 5.724 ton atau setara 17.172 ton buah durian.

“Bisa bapak ibu bayangkan, dana yang besar berputar di daerah kita,” imbuhnya.

Dari beberapa kabupaten, ada tiga wilayah yang potensial menjadi lumbung durian, yakni Parigi Moutong, Poso dan Sigi.

Ke depan, untuk meningkatkan produksi komoditas durian, akan dilakukan pengembangan di Kabupaten Donggala dan Tolitoli.

“Jadi bapak ibu yang punya passion di pertanian, ini merupakan peluang besar,” tukasnya.

Dengan suksesnya ADSPP ini, ia berharap penyelenggaraan selanjutnya dapat melibatkan sektor lainnya, termasuk peternakan dan perkebunan.

Baca Juga: Dua Kabupaten di Sulteng Jadi Pionir Ekspor Durian ke China

“Sehingga, dikembangkan tidak hanya pertanian, tapi juga perkebunan dan peternakan yang ada dalam lingkup Kementerian Pertanian,” pungkasnya.

Diketahui, acara ini merupakan komitmen Dinas TPH Sulawesi Tengah untuk mengapresiasi insan tani serta kelompok-kelompok tani, yang berhasil menerapkan sistem jaminan mutu, agar mendapatkan produk pertanian yang diakui dengan sertifikasi pertanian organik dan sertifikasi G.A.P (Good Agricultural Practices).

Komentar