PALU, theopini.id – Calon Gubernur (Cagub) Sulawesi Tengah (Sulteng) Ahmad Ali menyamaikan kabar gembira untuk para tenaga honorer, termasuk guru dan kesehatan.
Kandidat Cagub nomor urut 1 itu, punya program ingin memastikan gaji para honorer guru, tenaga kesehatan dan lainnya, minimal setara dengan Upah Minimum Regional (UMR) yang ditetapkan pemerintah.
Baca Juga: Komisi I DPRD Parimo Akan Perjuangkan Nasib Tenaga Honorer di Sekolah Swasta
Ia merasa miris, para tenaga honorer terutama guru yang dituntut melahirkan anak-anak didik berkualitas, sementara mereka tidak mendapatkan perhatian layak dari pemerintah.
“Kita menuntut para pendidik, guru untuk melahirkan manusia berkualitas, tapi membiarkan guru-guru honorer, dan tenaga kesehatan kelaparan, gaji Rp300 ribu per bulan, bagaimana mereka bisa hidup layak? Ke depan minimal gaji honorer setara UMR,” ungkap Ahmad Ali, menjawab pertanyaan masyarakat dalam program Uji Nyali yang digelar Total Politik di Kota Palu, Sabtu, 12 Oktober 2024.
Dalam kegiatan itu, masyarakat yang hadir diberi kesempatan mengupas program dan “isi kepala” Ahmad Ali terkait apa yang akan dikerjakan, jika menjadi gubernur Sulawesi Tengah pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 November 2024.
Soal upah layak, menurutnya, selama ini para tenaga honorer diberi beban kerja yang begitu tinggi. Namun tidak dibarengi dengan keberpihakan untuk menjamin kesejahteraan mereka.
“Pemerintah menuntut perusahaan menggaji karyawan mereka dengan gaji layak sesuai UMR, tapi mempekerjakan honorer, guru, tenaga kesehatan seperti budak. Ke depan, kami ingin memberikan gaji layak kepada mereka,” tegas dia.
Calon gubernur dan calon wakil gubernur nomor urut 1 Ahmad Ali-Abdul Karim Al Jufri memang memiliki sejumlah program pro rakyat secara inklusi.
Baca Juga: Disdikbud Parimo Dorong Guru Honorer Tingkatkan Kualifikasi Pendidikan
Selain menjanjikan kesejehateraan honorer, kandidat yang dikenal dengan sebutan Beramal (Bersama Ahmad Ali-Abdul Karim Al Jufri) ini, juga punya program lain, di antaranya untuk petani, pemberdayaan perempuan dan anak muda, hingga perbaikan infrastruktur jalan guna meningkatkan perekonomian masyarakat.

Komentar