Pembahasan RAPBD RSUD Raja Tombolotutu dan DP3AP2KB Parimo Ditunda

PARIMO, theopini.id Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPBD) 2025, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Tombolotutu dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) di tingkat komisi IV DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah ditunda.

“Kedua OPD ini kita pending pembahasan RAPBD-nya, baik program maupun anggarannya,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Parimo, Sutoyo, di Parigi, Senin malam, 21 Oktober 2024.

Baca Juga: DP3AP2KB Parimo Bantu Akses Pendidikan Anak Putus Sekolah

Ia mengatakan, pihaknya akan mengagendakan kembali pembahasan RAPBD 2025 dua OPD tersebut, diakhir November 2024 ini.

Sebab, terdapat beberapa program yang perlu dipelajari lebih dalam lagi oleh pihaknya, sebagai komisi mitra RSUD Raja Tombolotutu dan DP3AP2KB Parimo.

“Karena, kita bicara soal anggaran APBD. Biasanya ada program yang perlu kita hilangkan ataupun tambahkan. Itu menjadi catatan kita untuk direkomendasi dalam final cek, dan di bawah ke pembahasan tingkat badan anggaran,” jelasnya.

Menurutnya, Komisi IV DPRD Parimo melakukan pembahasan dengan teliti dan cermat. Sebab, pihaknya mengingnkan program yang dianggarkan tidak mubazir.

Contohnya, di DP3AP2KB Parimo yang lebih banyak bersifat menganggarkan kegiatan sosialisasi berserta pendampingan pada RAPBD 2025.

Baca Juga: Peringati Hari Penglihatan Sedunia, RSUD Raja Tombolotutu Gelar Operasi Katarak Gratis

“Nantinya kita agak susah, jika berbicara soal laporan keungannya, karena memang sifatnya sosialisasi, pendampingan dan melekat honorarium,” tukasnya.

Olehnya, pihaknya akan menelaah lebih dalam seluruh usulan program kerja dari seluruh OPD yang bermitra dengan Komisi IV DPRD Parimo.

Komentar