KPU Parimo Sebut Petugas KPPS Perlu Penguatan Psikologis

PARIMO, theopini.id Komisi Pemilihan Umum (KPU) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menyebutkan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) perlu penguatan psikologis.

“Saat menjalankan tugas di lapangan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, petugas KPPS beresiko mengalami gangguan mental dan psikologis,” ungkap Ketua Devisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilihan, SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Parimo, Maskar, di Parigi, Selasa, 19 November 2024.

Baca Juga: Pantau TPS Pemilu, Gubernur Sulteng Apresiasi Kinerja KPPS

Apalagi, kata dia, saat hari pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), biasanya terdapat perbedaan pendapat antara petugas dan tim dari kandidat.

Sehingga, dapat berpengaruh pada mental dan psikologis para petugas KPPS, akibat adanya tekanan yang ditimbulkan dari perdebatan karena perbedaan pendapat.

Bahkan, tekanan mental dan psikologis yang terjadi dapat memicu masalah besar. Sehingga, berpengaruh pada kesehatan petugas KPPS saat bertugas di lapangan.

Olehnya, Maskar mengaku selalu menyampaikan kepada para petugas PPK, PPS dan KPPS untuk betul-betul menyiapkan psikologis, untuk menjalankan tugas pada Pilkada 2024.

Sehingga, pemahaman terkait dengan tugas dan fungsiyang mereka kerjakan pada hari pemungutan suara tertanam dengan baik.

“Dengan begitu, apapun yang mengganggu pada saat mereka menjalankan tugas, tidak menjadi beban yang dapat merusak mental dan psikologisnya,” tukasnya.

Baca Juga: 7.504 Petugas KPPS di Kota Palu Dilantik, Lanjut Aksi Tanam Pohon

Ia menambahkan, apabila psikologis petugas tidak disiapkan dengan sebaik-baiknya, tekanan dari luar akan mudah masuk dan mempengaruhi apa yang sudah mereka pahami terkait tugas serta tanggung jawab petugas di lapangan.

Komentar