Di Balik Pengembangan RSU SIS Al Jufri, Ternyata Ada Peran Ahmad Ali

PALU, theopini.idLayanan kesehatan di Sulawesi Tengah menjadi perhatian, karena masih banyak masyarakat yang kesulitan mengaksesnya. Selain itu, fasilitas pun masih terbatas dan jadi masalah.

Persoalan di bidang kesehatan ini, menjadi bagian program dan visi-misi para calon kepala daerah untuk bisa diatasi, jika terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 November 2024.

Baca Juga: Ahmad Ali Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Penyintas Bencana 2018

Calon gubernur Sulawesi Tengah, Ahmad Ali, termasuk salah satu calon kepala daerah yang punya komitmen ingin memperbaiki layanan kesehatan di daerah ini.

Keinginannya itu, berulang kali disampaikan dalam berbagai kesempatan. Termasuk, saat berorasi kampanye di hadapan masyarakat.

“Kita tidak ingin masih ada masyarakat yang takut berobat ke rumah sakit karena masalah BPJS-nya belum dibayar. Ke depan, pemerintah daerah harus menjamin itu, agar masyarakat tidak perlu lagi dipersulit dengan urusan administrasi,” ujar Ahmad Ali, di Palu, Jum’at, 22 November 2024.

Bukan cuma itu, dia ingin pemerintah daerah memastikan fasilitas kesehatan di Sulawesi Tengah dapat melayani masyarakat, dengan menghadirkan rumah sakit pratama di wilayah pelosok untuk mendekatkan layanan.

“Termasuk menjamin kesejahteraan para petugas kesehatannya. Kita harus pastikan semua pegawai honorer itu minimal gajinya setara Upah Minimum Regional (UMR),” katanya.

BACA JUGA:  Kades, Aparat Desa hingga ASN di Parimo Ikut Nyaleg di Pemilu 2024

Untuk memastikan komitmen Ahmad Ali terhadap bidang kesehatan, awak media pun mencoba menelusuri keterlibatan calon gubernur nomor urut 1 itu, terhadap upaya memajukan layanan kesehatan di daerah ini.

Ternyata, jauh sebelum terjun di dunia politik pun Ahmad Ali sudah menjadi figur yang banyak terlibat memajukan bidang kesehatan.

Salah satu bukti yang ditemukan, Ahmad Ali merupakan sosok yang banyak terlibat membantu memajukan fasilitas kesehatan di Kota Palu, yakni Rumah Sakit Umum (RSU) SIS Al Jufri Palu.

“Jauh sebelum jadi calon gubernur dia (Ahmad Ali) memang sudah perhatikan rumah sakit ini. Salah satunya dia bantu IPAL (instalasi pengolahan air limbah) dia bantu secara pribadi,” ungkap Kabag Perencanaan dan Keuangan Yayasan Rumah Sakit SIS Aljufri, Habib Abd Rahman Alhabsyi, didampingi Direktur Rumah Sakit Alkhairaat dr Magfirah Al’amri MARS, saat dikonfirmasi, Kamis.

Untuk membangun IPAL rumah sakit tersebut pada 2018, Ahmad Ali diperkirakan menggelontorkan anggaran pribadinya sekira Rp1 miliar.

Bukan cuma itu, di awal-awal rumah sakit beroperasi dan belum mampu memenuhi pembiayaan gaji pegawai pun, ia menjadi sosok yang hadir menyelesaikan persoalan.

BACA JUGA:  Hadiri Perayaan Natal di Marawola Barat, Begini Pesan Wabup Samuel

“Dia juga waktu rumah sakit belum mampu, dia bantu juga untuk menggaji pegawai. Untuk mengangkat kesejahteraan pegawai, dia bantu. Bangunan rumah sakit dia juga bantu berupa bahan. Bantuan ini waktu dia belum terjun di politik,” ungkap Habib Abd Rahman.

Meskipun tidak berpihak kepada calon kepala daerah tertentu, pengelola Yayasan Rumah Sakit SIS Al Jufri Palu itu berharap ke depan Sulawesi Tengah bisa melahirkan pemimpin yang memiliki komitemen memajukan daerah, dengan memerhatikan kesejahteraan masyarakat luas.

Dia juga berharap Ahmad Ali bisa menjaga komitmennya, jika mendapatkan amanah dari masyarakat Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Ahmad Ali Tatap Muka dengan Tetangga, Nilam: Kalau Sudah Dicintai Masyarakat Harus Amanah

“Mudah-mudahan ke depan dia tidak meninggalkan komitmen itu. Apalagi kalau dia sudah punya jabatan, semoga dia perhatikan komitmennya. Kita berdoa siapa saja yang terpilih bisa memperhatikan semua masyarakat, komitmen dengan kemaslahatan masyarakat Sulawesi Tengah,” harapnya.

“Dengan adanya komitmen seperti itu, Insyaallah rumah sakit akan selalu tumbuh. Karena kita juga ingin layanan yang maksimal, karena kalau layanan rumah sakit juga tidak maksimal, masyarakat juga pasti mengeluh,” tandasnya.

Komentar