PARIMO, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menggelar sosialisasi bunda literasi kecamatan, Kamis, 5 Desember 2024.
Kegiatan ini, diinisiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Parimo, untuk mewujudkan pembangunan ekosistem literasi yang inklusif.
Baca Juga: Pj Bupati Parimo Hadiri Pengukuhan Bunda Literasi
“Pentingnya pemahaman akan budaya membaca dan menulis, sehingga diharapkan literasi mampu menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang maju, sejahtera dan berdaya saing,” kata Pj Bupati Parimo.
Ia mengatakan, pemahaman, analisis serta penerapan informasi dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Sehingga, program ini dapat memberi multi efek terhadap kualitas generasi yang cerdas, kreatif dan berwawasan luas.
Menurutnya, peran bunda literasi dianggap strategis, utamanya di tingkat kecamatan. Keteladanannya dapat membangun kesadaran serta menggerakkan masyarakat,mencintai budaya literasi.
“Bunda literasi menjadi inspirator, motivator, sekaligus fasilitator dalam membangun ekosistem literasi inklusif,” tukasnya.
Secara garis besar, program ini diharapkan mendorong peran aktif bunda literasi dan seluruh komponen masyarakat dan stakeholder, untuk bersama-sama meningkatkan budaya minat baca dan literasi.
Adanya fasilitas publik seperti perpustakaan, taman baca, dan ruang kraetif lainnya hadir di kecamatan, untuk memudahkan akses masyarakat mendapatkan bahan bacaan.
“Selanjutnya teknologi digital juga terus dikembangkan secara positif, guna menyediakan sumber-sumber literasi yang berkualitas kepada masyarakat sesuai dengan kemajuan zaman,” ujarnya.
Baca Juga: Surya Febrianti Dorong Festival Literasi Jadi Agenda Tahunan di Parimo
Pj Bupati Parimo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung sepenuhnya gerakan ini. Sebab, upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, bukan hanya tugas dan tanggungjawab pemerintah.
“Saya yakin, dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, kita dapat mewujudkan kabupaten yang literat, mandiri dan berdaya saing di bidang ilmu pengetahuan,” pungkasnya.







Komentar