Safari Ramadan, Da’i Polri Ingatkan Bahaya Radikalisme ke Warga Mertasari Parimo

PARIMO, theopini.idSatgas II Preemtif Ops Madago Raya melalui Tim Da’i Polri menggelar Safari Ramadhan di Masjid Darunna’im Dusun 2, Desa Mertasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sabtu, 15 Maret 2025.

Safari Ramadan, dilaksanakan untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta mempererat silaturahmi dengan masyarakat.

Baca Juga: Gubernur Anwar Hafid Awali Safari Ramadan di Masjid Agung Baiturrahim Kota Palu

Kegiatan ini, dimulai dengan pelaksanaan salat Isya dan tarawih berjamaah bersama warga Desa Mertasari. Tim Da’i Polri yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari AIPTU Erwin L, AIPTU Irwan, AIPTU Zulham, dan AIPTU Arwin Ab.

BACA JUGA:  Perdana, RSUD Undata Palu Gelar Press Converence PCI dan Pelayanan Kemoterapi

Setelah salat Isya, AIPTU Erwin L memberikan ceramah agama yang berisi pesan-pesan Kamtibmas kepada para jamaah.

Dalam tausyiahnya, ia mengajak masyarakat untuk saling menghormati dan menjaga keamanan lingkungan, guna menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama agar kehidupan bermasyarakat tetap harmonis dan damai.

“Warga harus waspada dan berperan mencegah masuknya paham radikalisme yang mengatasnamakan agama,” ujarnya.

Ia pun meminta Masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang, jika menemukan indikasi adanya ajaran yang menyimpang di lingkungan mereka.

BACA JUGA:  Disdikbud Parimo Gelar Bimtek Sinergitas dan Konsolidasi Penerapan SPM

Ia mengimbau terkait bahaya narkoba serta pentingnya menjaga ketertiban lalu lintas, khususnya penggunaan knalpot bising (brong), agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk.

Baca Juga: Safari Ramadan di Parimo, Gubernur Sulteng: Perkuat Toleransi dan Menjaga Persatuan

Dalam kesempatan itu, Tim Da’i Polri juga mengingatkan masyarakat Kabupaten Parimo terkait penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Masyarakat harus berperan menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif serta menghindari fitnah dan adu domba, demi mewujudkan persatuan dalam semangat Songu Lara Mombangu,” pungkasnya.

Komentar