Gubernur Sulteng Ingin Program BERANI Tak Sekadar di Atas Kertas

BUOL, theopini.id Gubernur Sulawesi Tengah H Anwar Hafid memimpin langsung rapat kerja strategis di ruang sidang utama DPRD Kabupaten Buol, Rabu, 28 Mei 2025.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, melainkan momen penting untuk menyamakan langkah antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menjalankan program sembilan BERANI agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga: Siswa SMP Negeri 1 Parigi Raih Beasiswa ke SMA Taruna Nusantara Magelang

Dalam pertemuan itu, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan, pola kerja pemerintah tidak lagi bisa mengandalkan pendekatan sektoral.

Menurutnya, kolaborasi adalah kunci utama untuk memastikan pembangunan berjalan efektif.

“Kalau dulu kita sama-sama bekerja, sekarang kita harus bekerjasama. Kita ubah pendekatan dari sektoral menjadi kolaboratif, demi rakyat Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Program sembilan BERANI sendiri merupakan visi pembangunan berbasis pengalaman pribadinya, yang pernah menjabat sebagai kepala desa, bupati, hingga anggota DPR RI.

Program ini, mencakup berbagai aspek mendasar seperti pendidikan gratis untuk SMA/SMK negeri dan swasta, dan layanan kesehatan gratis berbasis Universal Health Coverage (UHC).

Selain itu, pembangunan jalan desa, elektrifikasi wilayah terpencil, penghormatan waktu ibadah lintas agama, peningkatan produksi pertanian dan perikanan, pengembangan desa wisata, distribusi bibit sawit untuk rakyat, hingga respons cepat terhadap bencana.

Ia menegaskan, program tersebut tidak boleh berhenti pada dokumen perencanaan.

Untuk itu, ia mewajibkan seluruh kepala OPD di lingkup Pemprov Sulawesi Tengah untuk melakukan pendampingan langsung terhadap OPD yang ada di Kabupaten Buol.

Baca Juga: Parimo Berpeluang Raih Predikat Nindya dalam Penilaian KLA 2025

Menurutnya, pendekatan ini penting agar pelaksanaan program tidak terhambat oleh birokrasi yang kaku.

“Saya ingin pastikan program ini tidak berhenti di kertas. Kita turun langsung, kawal, dan pastikan rakyat merasakan dampaknya,” tegasnya. Dalam kunjungannya, Gubernur Anwar Hafid juga menyerahkan bantuan langsung berupa bibit tanaman kepada petani, beasiswa pendidikan, serta santunan jaminan kematian kepada masyarakat.

Komentar