PALU, theopini.id – Di tengah derasnya arus globalisasi dan disrupsi digital, generasi muda di Sulawesi Tengah diharapkan mampu menjadi benteng ideologi Pancasila.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Rudi Dewanto menegaskan, peran para duta bukan sekadar simbolik, melainkan strategis dalam memperkuat jati diri bangsa.
Baca Juga: Pemilihan Ketua Baru, PPI Parimo Akan Gelar Muskab III
“Menjadi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia adalah sebuah kehormatan, sekaligus tanggung jawab yang besar. Di tangan kalian, terletak harapan untuk menjadi teladan, bukan hanya dalam hal disiplin dan kepemimpinan, tetapi juga dalam menanamkan dan menyebarluaskan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat,” ujar Rudi Dewanto saat pelantikan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Provinsi Sulawesi Tengah, yang digelar di Kota Palu, Rabu, 11 Juni 2025.
Ia menekankan, ideologi bangsa kini menghadapi tantangan nyata, mulai dari pergeseran nilai-nilai budaya hingga banjir informasi yang belum tentu sejalan dengan semangat kebangsaan.
Dalam konteks itu, para duta diharapkan tidak hanya hadir dalam upacara, tetapi aktif di tengah masyarakat dengan pendekatan kreatif dan relevan.
“Di tengah dinamika zaman yang terus berubah, para duta ini diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang inspiratif. Melalui berbagai kegiatan dan inisiatif, mereka dapat menjadi jembatan antara nilai-nilai Pancasila dan realitas kehidupan masyarakat,” lanjutnya.
Rudi juga menggarisbawahi, pentingnya pendampingan yang menyentuh aspek moral, bukan hanya keterampilan teknis. Pembina dan pelatih, diminta memperkuat integritas serta wawasan kebangsaan para duta.
“Motivasi dari para pembina sangat penting agar para duta mampu mengemban tugas ini dengan baik. Dengan bimbingan yang tepat, mereka akan tumbuh menjadi sosok teladan yang menjunjung tinggi semangat gotong royong, keadilan sosial, dan persatuan,” ujarnya.
Baca Juga: Bertemu Wamenag, Dubes Pakistan Ingin Bangun Kerja Sama Moderasi Beragama
Ia mengajak, seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu menjaga Pancasila tetap hidup dalam praktik keseharian, bukan sekadar dalam wacana.
“Setiap langkah kecil yang kalian ambil hari ini akan berkontribusi pada masa depan bangsa. Mari kita bangun bersama Sulawesi Tengah yang lebih baik, berkarakter, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar