Pangan Lokal Jadi Kunci Ketahanan Gizi, Bupati Sigi Dorong Konsumsi Menu B2SA

SIGI, theopini.id Tak sekadar lomba masak, ajang Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) yang digelar dalam rangka HUT ke-17 Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah menjadi momentum untuk menguatkan kembali pentingnya pangan lokal sebagai fondasi ketahanan pangan dan penanganan masalah gizi, terutama Stunting.

“Ini bukan hanya tentang kompetisi, tapi tentang bagaimana kita mengedukasi masyarakat untuk kembali mencintai pangan lokal yang kaya gizi dan mendukung kemandirian daerah,” kata Bupati Mohamad Rizal Intjenae secara resmi membuka kegiatan yang digelar meriah di Gedung Kesenian Kabupaten Sigi, Sabtu, 21 Juni 2025.

Baca Juga: Lomba Masak di Harkannas Dorong Peningkatan Konsumsi Ikan

Menurutnya, Kabupaten Sigi memiliki sumber daya alam yang luar biasa untuk mendukung pola konsumsi sehat.

Hasil-hasil pertanian seperti sagu, sukun, singkong, pisang, dan jagung jika diolah secara kreatif dapat menjadi menu sehat keluarga sekaligus memperkuat ekonomi rumah tangga.

“Dengan pangan lokal, kita tidak bergantung pada bahan impor. Kita bisa mandiri, dan pada saat yang sama menekan angka Stunting secara nyata,” ujarnya.

Ia menekankan, pentingnya menjadikan lomba ini menjadi program berkelanjutan hingga ke tingkat desa dan sekolah, sebagai bagian dari gerakan edukasi gizi dan pelestarian budaya kuliner khas Sigi.

Kegiatan ini, semakin semarak dengan adanya bazar kuliner, demo masak, hingga pameran produk UMKM olahan pangan lokal binaan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sigi, yang menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha kecil.

Baca Juga: DKP Parimo Gendeng TP-PKK Gelar Lomba Masak Serba Ikan

Lomba dinilai oleh tim juri yang terdiri dari ahli gizi, chef lokal, serta perwakilan TP-PKK, dengan kriteria mencakup nilai gizi, kreativitas, penyajian, serta penggunaan bahan lokal.

Perayaan HUT ke-17 tahun ini tak hanya menjadi ajang seremonial, tapi juga ruang refleksi atas potensi lokal dan pentingnya ketahanan pangan dari dapur sendiri.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar