POSO, theopini.id – Bukan sekadar razia, kegiatan pemeriksaan kendaraan oleh Satgas III Preventif Operasi Madago Raya di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah menjadi ajakan terbuka kepada masyarakat untuk turut aktif menjaga lingkungan dari pengaruh paham radikal dan ancaman terorisme.
Razia yang dilaksanakan serentak di empat pos kamtibmas, Tamanjeka, Kalora, Tabalu, dan Masamba, mengusung pendekatan humanis dan persuasif, dengan menyasar kendaraan dan barang bawaan untuk mencegah peredaran senjata api, bahan peledak, serta atribut yang berkaitan dengan kelompok radikal.
Baca Juga: Warga Parimo Serahkan 87 Butir Amunisi ke Satgas Madago Raya
“Kegiatan ini bukan sekadar pengecekan fisik. Ini cara kami menyampaikan pesan bahwa masyarakat punya peran besar dalam menjaga Poso tetap aman dan damai,” kata Kasatgas III Preventif Ops Madago Raya, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, Sabtu, 21 Juni 2025.
Ia menegaskan Kabupaten Poso, yang selama ini menjadi fokus operasi khusus, membutuhkan kesadaran kolektif untuk menghindari celah munculnya kembali jaringan-jaringan yang mengancam stabilitas keamanan.
“Kami tidak boleh lengah. Setiap titik rawan harus diawasi. Tapi yang paling penting, masyarakat jangan merasa takut atau enggan melapor jika melihat sesuatu yang mencurigakan,” tegasnya.
Petugas di lapangan melakukan pemeriksaan acak terhadap kendaraan roda dua maupun empat, sembari mengedukasi warga untuk selalu membawa identitas diri dan melengkapi surat-surat kendaraan.
Lebih dari sekadar langkah preventif, kegiatan ini juga selaras dengan semangat peringatan Hari Bhayangkara ke-79 bertema “Polri Untuk Masyarakat”, di mana keamanan dan keselamatan warga menjadi prioritas utama.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa kehadiran polisi bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk melindungi. Dan perlindungan terbaik adalah yang dibangun bersama-sama,” ujarnya.
Baca Juga: Dua SSK Brimob Polda Sulteng Dikerahkan Amankan PSU Pilkada Parimo
Operasi Madago Raya akan terus berlanjut secara berkala. Dalam kesempatan itu, Kombes Kurniawan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan keamanan sebagai nilai yang dijaga bersama, bukan hanya tanggung jawab aparat.
“Kalau ada yang mencurigakan, segera laporkan. Keamanan bukan tugas polisi saja, ini tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar