DONGGALA, theopini.id — Seorang warga bernama Taharudin (61), asal Desa Lumbumamara, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus saat menyeberangi Sungai Mamara pada Senin sore, 7 Juli 2025.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal mengatakan, pihaknya segera merespons laporan tersebut dengan mengerahkan tim penyelamat ke lokasi kejadian.
Baca Juga: Dilaporkan Hilang, Nenek 79 Tahun Ditemukan Selamat oleh Tim SAR di Perkebunan Poso
“Hari ini kami kembali menerima informasi perihal kondisi yang membahayakan jiwa manusia, yakni seorang warga yang diduga terseret arus sungai di Desa Lumbumamara, Kabupaten Donggala,” kata Rizal di Palu, Selasa, 8 Juli 2025.
Menurutnya, korban terakhir terlihat sekitar pukul 17.00 WITA saat menyeberangi sungai untuk mengambil sapi di seberang. Hujan deras mengguyur wilayah tersebut saat kejadian.
Hingga pukul 23.00 WITA, korban belum kembali ke rumah, sehingga warga mulai melakukan pencarian. Karena hasilnya nihil, keluarga korban akhirnya melapor ke BPBD Donggala.
“Informasi kejadian awal diterima dari Rahman, perwakilan BPBD Donggala. Tim Rescue KPP Palu yang terdiri atas empat personel diberangkatkan ke lokasi menggunakan mobil penyelamat,” ujarnya.
Ia mengatakan, titik pencarian berada di koordinat 0°49’40.48″S – 119°43’51.70″E, sekitar 54 kilometer dari Kota Palu, dengan estimasi perjalanan darat sekitar 1,5 jam.
Baca Juga: Bocah 12 Tahun Dilaporkan Hilang di Sigi, Ditemukan Meninggal di Pantai Palu
Operasi SAR turut melibatkan BPBD Donggala, Polsek Banawa Selatan, Babinsa Desa Lumbumamara, aparat desa, keluarga korban, dan masyarakat setempat. Tim dilengkapi dengan peralatan SAR air dan kendaraan operasional.
Rizal menambahkan, upaya pencarian masih berlangsung. Tim di lapangan menghadapi kendala berupa arus sungai yang deras, kontur geografis yang sulit, serta cuaca hujan ringan dengan angin berkecepatan sekitar 3 km/jam dari barat ke timur.
Baca berita lainnya di Google News













