PARIMO, theopini.id – Sebanyak 24 calon mahasiswa asal Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah mengikuti ujian tahap pertama penerimaan mahasiswa jalur mandiri Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung.
Ujian yang awalnya direncanakan secara daring itu, akhirnya dilaksanakan secara tertulis di Kantor Bupati Parimo, Rabu, 10 Juli 2025, akibat kendala jaringan.
Baca Juga: Anak Pejabat di Parimo Diduga Ambil Peluang Seleksi Mahasiswa Poltekesos Bandung
Plt Kepala Dinas Sosial Parimo, Tri Nugraha menjelaskan, dari total 30 calon mahasiswa yang terdaftar, hanya 24 orang yang hadir mengikuti ujian tertulis.
“Sebenarnya jumlah mereka ada 30 orang, namun yang hadir hanya 24 calon mahasiswa saja,” ungkap Tri saat ditemui usai pelaksanaan ujian.
Ia mengungkapkan, pelaksanaan ujian di daerah ini dimungkinkan karena adanya nota kesepahaman (MoU) antara Pemda Parimo dengan pihak Poltekesos Bandung.
Tanpa kerja sama tersebut, kata dia, para calon mahasiswa seharusnya mengikuti ujian di wilayah regional lima, yaitu Makassar, Sulawesi Selatan.
“Kalau tidak ada MoU, bisa dipastikan ujiannya harus dilaksanakan di Makassar. Tapi karena sudah ada kerja sama resmi, kita bisa fasilitasi di Kabupaten Parimo,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, meskipun peserta masuk melalui jalur mandiri, seluruh mahasiswa asal Parimo tetap akan mendapatkan potongan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebagai bagian dari manfaat kerja sama.
“Ke depan, semua mahasiswa yang berasal dari Parimo, meskipun dari jalur mandiri, akan mendapatkan keringanan biaya UKT berkat adanya MoU tersebut,” jelasnya.
Ia berharap seluruh peserta bisa lolos seleksi hingga tahap akhir, dan menjalani pendidikan di Poltekesos Bandung untuk memperkuat ketersediaan SDM di sektor sosial yang dibutuhkan daerah.
Namun demikian, ia mengungkapkan, program kerja sama ini akan dievaluasi pada tahun mendatang, mengingat pentingnya kesesuaian antara kebutuhan SDM dan kemampuan fiskal daerah.
Baca Juga: DPRD Parimo Akan Telusuri Isu Penyalahgunaan Data Masyarakat KAT
“Tahun depan, program ini kemungkinan kami hentikan sementara. Kami perlu mengukur lagi kemampuan keuangan dan kebutuhan SDM, supaya tidak terjadi kelebihan tenaga kerja ketika ada formasi PPPK,” tegasnya.
Diketahui, setelah Ujian Tahap I, para peserta yang lolos akan mengikuti tes wawancara. Jika dinyatakan lulus seluruh tahapan, mereka akan resmi menjadi mahasiswa Poltekesos Bandung dan memulai perkuliahan pada 3 Agustus 2025.
Baca berita lainnya di Google News












