BANGGAI, theopini.id – Bupati Banggai, Sulawesi Tengah, H Amirudin, menegaskan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) harus menjadi prioritas, dalam pembangunan sumber daya manusia di tingkat desa.
Ia meminta, pemerintah desa untuk mengalokasikan dana desa guna mendukung keberlangsungan operasional PAUD, termasuk honorarium tenaga pendidik.
Baca Juga: Pantau MPLS, Bunda PAUD Parimo Dorong Transisi PAUD ke SD yang Ramah Anak
“Kalau yayasan sudah tidak sanggup lagi membayar guru PAUD, maka saya minta kembalikan saja ke desa. Di desa ada Dana Desa, dan itu harus bisa digunakan untuk mendukung pendidikan anak,” tegas Amirudin dalam pelantikan Pokja Bunda PAUD Kabupaten Banggai, Kamis, 31 Juli 2025.
Ia pun menyoroti masih adanya keluhan soal tenaga pendidik PAUD, yang belum menerima honorarium saat ini.
Menurutnya, hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut karena akan menghambat proses tumbuh kembang anak usia dini yang menjadi tanggung jawab bersama.
“PAUD adalah fondasi awal pendidikan. Tidak boleh ada anak-anak kita yang dirugikan karena masalah administrasi atau kelemahan pengelolaan yayasan,” katanya.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung program Bunda PAUD, termasuk keterlibatan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial.
“Pokja Bunda PAUD harus bekerja sama dengan semua leading sector agar layanan yang diberikan ke anak-anak usia dini benar-benar utuh dan berkualitas,” lanjutnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab Bunda PAUD Banggai, Syamsuarni Amirudin, menyebut pelantikan Pokja ini merupakan kelanjutan dari perjuangan membangun generasi cerdas sejak usia dini.
“Ini bukan sekadar pergantian kepengurusan. Ini adalah estafet komitmen untuk masa depan anak-anak kita,” ujarnya.
Baca Juga: Gusnar Ismail: PAUD Harus Jadi Mitra, Bukan Pengganti Peran Orang Tua
Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan menjadi kunci keberhasilan program PAUD di Banggai.
“Gerbang Cerdas tidak akan terwujud tanpa kolaborasi yang kuat. Saya ajak semua pihak untuk terus mendukung pendidikan anak usia dini dengan sepenuh hati,” pungkasnya.
Berita lainnya di Google News















