the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Lonjakan Malaria di Moutong Dipicu Tambang Ilegal, Polisi Akan Turun ke Lokasi

the OPINIbythe OPINI
11 September 2025
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
11 September 2025
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Legalisasi di Tengah Kerusakan: Tambang Emas Ilegal Kian Meluas di Parimo

Tambang emas ilegal di Kecamatan Moutong, Kabupaten Parimo jadi sumber ancaman lingkungan dan kesehatan warga. (Foto: IST)

Baca Juga

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Anwar Hafid Ikut Donor Darah, Demokrat Sulteng Ajak Masyarakat Bantu Sesama

PARIMO, theopini.id – Aktivitas tambang emas ilegal di Desa Lobu, di Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, dinilai berdampak pada kerusakan lingkungan sekaligus kesehatan masyarakat.

Sebagian hutan kini berubah menjadi jalan tambang, aliran sungai keruh bercampur lumpur, sementara perbukitan dipenuhi kubangan bekas galian. Genangan air yang ditinggalkan tambang dikhawatirkan menjadi tempat berkembang biak nyamuk penyebab malaria.

Baca Juga: Tambang Ilegal Moutong: Pemodal Untung, Warga Terancam Malaria dan Bencana

Kasus Malaria Meningkat, Moutong Jadi Episentrum
Lonjakan kasus malaria di Kecamatan Moutong mulai terdeteksi pada Juli 2025, ketika 24 warga terinfeksi.

Jumlah itu, sempat menurun setelah adanya intervensi medis, namun tidak bertahan lama.
Dalam dua bulan berikutnya, kasus terus bertambah hingga mencapai 183 di seluruh Kabupaten Parimo, dengan Moutong menjadi pusat penularan.

Lebih dari seratus kasus baru muncul di desa-desa yang berdekatan dengan lokasi tambang. Kubangan galian yang terisi air hujan diduga kuat menjadi habitat nyamuk malaria.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat hingga 2 September 2025 terdapat 183 kasus baru malaria. Dalam surat edaran tertanggal 26 Agustus 2025, Bupati H Erwin Burase menegaskan, dari 116 kasus yang dilaporkan, 105 di antaranya berasal dari sekitar tambang ilegal di Kecamatan Moutong.

Perkembangan terbaru per 11 September 2025, Dinkes Parimo mencatat jumlah kasus malaria di Kecamatan Moutong saja mencapai 128.

Situasi ini, membuat pemerintah menetapkan status siaga darurat kejadian luar biasa (KLB) malaria melalui SK Bupati Nomor: 300.2.2/809/BPBD. Status tersebut berlaku di lima kecamatan terdampak, Sausu, Moutong, Bolano Lambunu, Taopa, dan Kasimbar dan dapat diperpanjang sesuai kondisi lapangan.

Pemerintah dan Polisi Bergerak Hentikan Tambang Ilegal
Lonjakan kasus malaria memperkuat dugaan adanya keterkaitan dengan maraknya aktivitas tambang ilegal di Desa Lobu, Kecamatan Moutong. Aktivitas tersebut diduga melibatkan pemodal lokal maupun dari luar daerah.

Sumber theopini.id menyebut sejumlah nama yang beredar di kalangan warga, berinisial NWR, RL alias Om JL, H ED, dan MT. Lokasi tambang tersebar di Bengka, Tagena, Nasalane, hingga Lemo.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Moutong, AKP Felix Alvon Sodale, mengatakan pihaknya belum menerima informasi detail mengenai nama-nama pemodal yang disebut masyarakat.

“Nama-nama tadi akan menjadi catatan kami untuk dikoordinasikan lebih lanjut. Saya baru sebulan bertugas di sini, jadi masih tahap membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat, agama, dan pemuda. Namun kami tidak menutup kemungkinan turun langsung ke lokasi,” ujarnya melalui sambungan telepon, Kamis, 11 September 2025.

Felix menegaskan, kepolisian berkomitmen menindaklanjuti surat edaran Bupati Parimo tertanggal 26 Agustus 2025, yang melarang aktivitas tambang, perikanan, dan penebangan ilegal.

Dalam pertemuan dengan camat serta kepala desa, ia menekankan agar larangan tersebut diteruskan hingga tingkat desa.

“Jadi kami menunggu langkah kepala desa menyampaikan isi surat edaran Bupati kepada para penambang di wilayahnya,” jelasnya.

Ia memastikan, Polsek Moutong akan terus berkoordinasi dengan camat, kepala desa, dan instansi terkait agar aktivitas tambang ilegal benar-benar dihentikan demi memulihkan lingkungan sekaligus melindungi kesehatan warga.

Tambang Ilegal Jadi Ancaman Serius
Kasus malaria yang meningkat tajam di Kecamatan Moutong hanyalah salah satu bukti nyata dampak aktivitas tambang emas ilegal. Selain merusak hutan dan mencemari sungai, tambang ini juga menciptakan kubangan yang menjadi sarang penyakit.

Baca Juga: Polisi Selidiki Longsornya Lokasi PETI Lobu yang Tewaskan 5 Penambang

Tambang emas ilegal, bahkan pernah memakan korban jiwa, ketika longsor di Desa Lobu menewaskan enam orang pada Februari 2023.

Dari kubangan bekas galian hingga lonjakan kasus malaria, tambang ilegal di Moutong telah menjelma menjadi ancaman serius bagi masyarakat.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DesaLobu#KecamatanMoutong#KrisisLingkungan#Menkes#parigimoutong#PolresParimo#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Gerakan Pangan Murah Jadi Strategi Parimo Kendalikan Inflasi

Next Post

Polda Sulteng Perkuat Layanan Kesehatan dan Fasilitas Penunjang Personel

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

14 Oktober 2026
Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

14 Oktober 2026
Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

13 Oktober 2026
DPRD Parimo Minta Majelis Kode Etik ASN Putuskan Kasus Secara Objektif

DPRD Parimo Minta Majelis Kode Etik ASN Putuskan Kasus Secara Objektif

12 Oktober 2026
Anwar Hafid: Tambang Emas Harus Menghidupi Rakyat Buol, Bukan Orang Luar

Anwar Hafid: Tambang Emas Harus Menghidupi Rakyat Buol, Bukan Orang Luar

12 Oktober 2026
Kabut Asap Ancam Kesehatan Warga, Anwar Hafid Imbau Gunakan Masker

Kabut Asap Ancam Kesehatan Warga, Anwar Hafid Imbau Gunakan Masker

11 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

14 Oktober 2026
Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

14 Oktober 2026
Anwar Hafid Ikut Donor Darah, Demokrat Sulteng Ajak Masyarakat Bantu Sesama

Anwar Hafid Ikut Donor Darah, Demokrat Sulteng Ajak Masyarakat Bantu Sesama

14 Oktober 2026
Anwar Hafid Siapkan Beasiswa Guru dan Tenaga Kesehatan pada 2027

Anwar Hafid Siapkan Beasiswa Guru dan Tenaga Kesehatan pada 2027

14 Oktober 2026
Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

14 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Bupati Banggai Tekankan Integritas dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Bupati Banggai Tekankan Integritas dalam Pengadaan Barang dan Jasa

13 Oktober 2026
163 Mahasiswa Untad Palu Diterjunkan ke Empat Kecamatan di Parimo, Sasar Masalah Kesehatan

163 Mahasiswa Untad Palu Diterjunkan ke Empat Kecamatan di Parimo, Sasar Masalah Kesehatan

12 Oktober 2026
Pelajar Tewas Usai Terjatuh dari Pagar Sekolah, Polisi Temukan Dugaan Kebocoran Arus Listrik

Pelajar Tewas Usai Terjatuh dari Pagar Sekolah, Polisi Temukan Dugaan Kebocoran Arus Listrik

8 Oktober 2026
Kualitas Udara Parimo Diprediksi Sedang, BMKG Ingatkan Potensi Perubahan Polutan

Kualitas Udara Parimo Diprediksi Sedang, BMKG Ingatkan Potensi Perubahan Polutan

13 Oktober 2026
Anwar Hafid Siapkan Lintasan Drag Race Berstandar Internasional di Palu

Anwar Hafid Siapkan Lintasan Drag Race Berstandar Internasional di Palu

12 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d