BANGGAI, theopini.id — Pengurus Daerah Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah resmi dilantik, sebagai upaya memperkuat peran guru madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan profesionalisme tenaga pendidik.
“Keberadaan PGM Indonesia sebagai wadah kebersamaan, pengembangan, profesionalisme, dan alat perjuangan guru madrasah sangatlah penting,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Banggai, Hj Nur Djalal saat mewakili Bupati dalam acara pelantikan, Selasa, 16 September 2025.
Baca Juga: Kemenag Beri Perlindungan Jamsostek ke 165.768 Guru Madrasah Non ASN
Ia menegaskan, Pemda Banggai mendukung penuh langkah-langkah PGM Indonesia dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah serta mendorong inovasi, kreativitas, dan peningkatan kompetensi guru madrasah melalui pelatihan, seminar, maupun forum ilmiah.
Ketua Pengurus Daerah PGM Indonesia Kabupaten Banggai, KH Muhammad Muadz menyampaikan, perkumpulan ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah pengabdian untuk memajukan madrasah.
“Ke depan kami akan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, agar program kerja benar-benar berdampak bagi kemajuan pendidikan madrasah di Banggai,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengurus PGM di tingkat kecamatan juga akan dibentuk sebagai perpanjangan tangan organisasi, sehingga peningkatan kualitas dan profesionalitas guru madrasah bisa dilakukan lebih merata.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Banggai, Drs. H. Suhardi Kandjai, MPd, menilai terbentuknya PGM Indonesia akan memberi kontribusi besar bagi pengembangan pendidikan madrasah di daerah tersebut.
Bahkan, Kemenag Banggai menawarkan fasilitas sekretariat di gedung kantor baru yang segera rampung agar aktivitas organisasi bisa berjalan maksimal.
Baca Juga: USKA-PPG Madrasah 2023 Diikuti 194.032 Guru se Indonesia
PGM Indonesia yang lahir sejak 23 Juli 2008 kini berusia 17 tahun. Di Sulawesi Tengah, Kabupaten Banggai menjadi salah satu daerah yang sudah memiliki kepengurusan selain Donggala.
Kehadiran PGM Indonesia di Banggai diharapkan dapat memperkokoh posisi guru madrasah sebagai garda terdepan dalam menanamkan nilai keagamaan, kebangsaan, dan keterampilan hidup bagi generasi muda.
Baca berita lainnya di Google News















